Siswa SMA Negeri 1 Kunjungi Papuapos Nabire
NABIRE - Siswa-siswi SMA Negeri 1 Nabire didampingi Guru Bahasa Indonesia Suwarsih, S.Pd.,M.Pd berkunjung ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire
Bagikan
NABIRE - Siswa-siswi SMA Negeri 1 Nabire didampingi Guru Bahasa Indonesia Suwarsih,
S.Pd.,M.Pd berkunjung ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire, Jalan Cenderawasih
Kotalama Nabire, Selasa (15/10). “Kita berkunjung ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire agar anak-anak kita ini semakin mengerti
tentang jurnalistik. Siswa-siswi yang hadir ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire
ini merupakan perwakilan jurusan Bahasa dari kelas XII,” ucap Suwarsih. Dikatakan, tujuan ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire untuk memperkenalkan kepada siswa-siswi
tentang jurnalistik dan juga bagaimana cara menyusun berita dan melatih
anak-anak untuk belajar menulis. Menurutnya, Papuapos Nabire yang merupakan satu-satunya media cetak di Kabupaten Nabire
sangat bagus dan bermanfaat. Karena, dengan adanya media seperti Papuapos
Nabire, para guru juga bisa memakai hal ini sebagai bahan pembelajaran kepada
para siswa dan dijadikan bahan rujukan untuk materi-materi yang terkait dengan
jurnalistik. “Harapan saya untuk Papuapos Nabire mudah-mudahan media ini bisa meluas lagi jangkauannya,
dan untuk anak-anak siswa saya berharap bisa menghidupkan kembali Majalah
Dinding (Mading) atau mungkin membuat buletin sekolah, minimal untuk intern
sekolah dulu,” ungkapnya. Kunjungan siswa-siswi SMA Negeri 1 Nabire ini disambut baik oleh Pemimpin Redaksi
Papuapos Nabire Suroso, SE. Selama kunjungan berlangsung, para siswa tampak
aktif melontarkan pertanyaan mengenai cara kerja media Papuapos Nabire mulai
dari tahap penulisan berita hingga proses cetak. Selain itu juga, para
siswa-siswi ini juga dibekali dengan teknik dasar jurnalistik. “Kode etik sebuah peliputan deskripsi itu bisa dari berbagai sumber. Wartawan yang menulis berita
lalu disampaikan kepada editor selanjutnya editor yang akan mengedit berita
tersebut. Dimana, nilai berita yang paling tinggi akurasinya, penting untuk
banyak orang, mungkin kejadian terkini maka dapat dijadikan berita,” ujar
Suroso. Pemred Papuapos mengatakan, bahwa biasanya isi berita untuk media cetak jauh lebih sederhana
bila dibandingkan dengan media elektronik lainnya. Dirinya menyampaikan, bahwa
menulis itu sangat mudah serta bisa dimulai kapanpun dan dimanapun, menulis
bisa dilakukan mulai hal-hal kecil yang berhubungan dengan sekitar kita,
misalnya menulis tentang sekolah atau teman sendiri. Pemred Papuapos Nabire ini juga memaparkan bagaimana trik untuk menarik pembaca melalui judul
yang unik dan membuat pembaca penasaran. Dalam kegiatan ini Suroso juga
memberikan pesan kepada siswa-siswi, bahwa jangan sekali-kali menyebar berita
hoax, karena bisa merugikan orang lain dan diri sendiri karena bisa terjerat UU
ITE. Sementara itu, salah satu siswa SMA Negeri 1 Nabire Kelas XII jurusan Bahasa Indonesia Auber
Kristianus Dagabadi mengatakan, selaku siswa dirinya tidak bisa memungkiri
bahwa masih banyak hal yang harus dipelajari dalam dunia jurnalistik maupun
media. Tentunya, dengan adanya kunjungan ke Kantor Redaksi Papuapos Nabire para
siswa-siswi bisa menambah wawasan terkait media dan jurnalistik. “Semoga Papuapos Nabire selalu berkembang dan lebih banyak mendapat berita-berita terkini yang
bisa dijadikan pembelajaran dalam dunia pendidikan dan menambah wawasan kami
selaku siswa,” pungkas Auber.(cad)
Bagikan artikel ini



