Sudah Saatnya Perempuan Mendapat Forsi Lebih
NABIRE - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati serentak 9 Desember 2015 sudah didepan mata. Pesta demokrasi itu tinggal sebulan lagi. Pemilukada Kabupaten Nabire tahapan terus berjalan. Pasangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabir
Bagikan
NABIRE - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati dan Wakil Bupati serentak 9 Desember 2015 sudah didepan mata. Pesta demokrasi itu tinggal sebulan lagi.
Pemilukada Kabupaten Nabire tahapan terus berjalan. Pasangan kandidat Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Nabire 2015-2020 terus bergerak dengan melaksanakan kampanye tertutup untuk menarik massa agar memilihnya pada tanggal 9 Desember mendatang.Namun ada yang perlu mendapat perhatian secara serius. Pergerakan dan perjuangan 8 pasangan kandidat tidak lepas dari peran penting perempuan. Oleh karena itu sudah semestinya perempuan mendapat forsi lebih bagi pasangan kandidat bila 9 Desember terpilih sebagai pemenang. Hal demikian diungkapkan mantan Anggota DPRD Kabupaten Nabire, Abner Kalem, Minggu (8/11) tadi malam.“Bila kita lihat daftar pemilih, perempuan lebih mendominasi artinya perempuan lebih banyak dibanding laki-laki. Kaum Hawa itu juga selalu berjuang dalam pergerakan pasangan kandidat bupati dan wakil bupati. Barangkali tanpa kehadiran perempuan kampanye tertutup sulit terlaksana, mengingat tidak akan ada konsumsi dalam kegiatan itu. Kaum perempuan juga selalu mendampingi kemanapun pasangan kandidat bergerak,” tuturnya.Lebih dari itu, keberhasilan seorang laki-laki karena ada perempuan hebat dibelakangnya. Sejarah juga mencatat, kemerdekaan negeri ini juga berkat perjuangan kaum perempuan. Mereka selalu mendampingi suami, memberikan semangat untuk terus berjuang. Bahkan banyak perempuan Indonesia yang menjadi pejuang kesetaraan gender.Untuk itu, Abner Kalem, mengharapkan kepada delapan pasangan kandidat bila terpilih nantinya untuk memimpin Nabire memberikan kesempatan, forsi yang lebih bagi perempuan dalam susunan kabinetnya.Menurutnya, terkait sumber daya atau kualitas perempuan Nabire tidak kurang. Banyak perempuan Nabire yang mampu. “Bukti kongkrit saat ini barangkali keberadaan Anggota DPRD Kabupaten Nabire yang diisi oleh lima orang perempuan. Itu artinya banyak perempuan Nabire yang bisa dan mampu,” katanya.Dikatakan mantan anggota DPRD abire 3 kali periode itu, kaum perempuan sering kali hanya menjadi objek, diperhatikan saat dibutuhkan saja tetapi terpinggirkan bila telah sukses. “Kedepan, hal itu tidak boleh lagi terjadi, kaum perempuan perlu mendapat perhatian prioritas dalam menyusun kabinet kerja membangun Nabire,” ujarnya seraya menambahkan, paling tidak 30 persen dari susunan kabinet, perempuan harus ada didalamnya.(iing elsa)
Bagikan artikel ini



