Tahun Ini Sejumlah Dana Mengalir ke Sekolah Daerah 3T
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S,Pd.,M.Pd berjanji mulai tahun anggaran 2021 ini, ada sejumlah pos dana
NABIRE - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S,Pd.,M.Pd berjanji mulai tahun anggaran 2021 ini, ada sejumlah pos dana yang akan mengalir ke sekolah-sekolah yang berada di daerah Tertinggal, Terpencil dan Terluar (3T) di wilayah Kabupaten Nabire.
Dana-dana tersebut bersumber dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) reguler dari Pemerintah Pusat, dana Bos Afirmasi sebesar Rp60.000 juta persekolah pertahun dan juga dana BOS kinerja serta dana operasional.
Dimana dana operasional bagi sekolah yang berada di daerah 3T itu bersumber dari Pemerintah Kabupaten Nabire, dengan rincian untuk sekolah tingkat SMP sebesar Rp.100 juta persekolah pertahun, sementara bagi sekolah SD hanya bisa menerima dana tersebut sebesar Rp.20 juta persekolah pertahun.
Untuk itu, bagi sekolah yang berada di daerah 3T, jangan lagi ada kepala sekolah maupun guru yang mengeluh lagi soal dana, tetapi diharapkan untuk tetap berada dan tinggal di tempat untuk melaksanakan tugas dan memberikan pelayanan pendidikan.
Demikian dikatakan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire Yulianus Pasang, S,Pd.,M.Pd kepada Papuapos Nabire, Senin (22/2), di ruang kerjanya seraya menambahkan, untuk dana BOS Afirmasi dan BOS kinerja tidak semua sekolah diberikan.
Akan tetapi bagi sekolah yang mendapatkan bantuan dana BOS Afirmasi berarti sekolah sekolah tersebut tidak mendapatkan bantuan dana Bos kinerja, hal ini dilakukan agar ada perhatian yang merata bagi semua sekolah.
Perlu diketahui dan dipahami oleh semua kepala sekolah dan guru, bahwa pemberian bantuan dana BOS Afirmasi telah diberikan oleh pemerintah semenjak tahun 2020 lalu, sehingga ini memasuki tahun kedua ada perhatian bantuan dana tersebut dari pemerintah.
Untuk itu, selaku kepala dinas berpesan agar kepala sekolah di daerah 3T diharapkan untuk jujur kepada guru-guru bawahan dan dana-dana tersebut dapat digunakan semuanya demi kepentingan dan kesuksesan pendidikan di masing-masing sekolah.(des)
Bagikan artikel ini



