NABIRE - Dari dua kali gelombang pembukaan pendaftaran murid baru di awal tahun pelajaran 2022/2023, SMK YPK Nabire yang terletak di seputar Kelurahan Kalibobo membuka pendaftaran tanpa pungutan biaya.

Dari dua gelombang penerimaan murid baru itu telah terdaftar sebanyak 40 murid. Dimana ada 10 murid mendaftar dan mengambil jurusan pertambangan, sementara ada 30 murid mengambil jurusan teknik komputer dan jaringan (TKJ).

Pendaftaran murid baru di SMK YPK Nabire ini, telah mengalami peningkatan jumlah murid yang memilih untuk melanjutkan pendidikanya di SMK YPK sebagai sekolah pilihan.

“Selaku guru ingin agar ada tambahan murid baru hingga dua atau tiga kelas di awal tahun pelajaran 2022/2023 ini,” ujar panitia penerimaan murid baru SMK YPK Nabire, Kristiani Wospakrik, S.Pd, MM kepada Papuapos Nabire, Rabu (22/6/22).

Kata dia, pihak sekolah tidak tinggal diam asal menerima saja. Tetapi pada awalnya telah membangun sosialisasi ke SMP-SMP terdekat. Dan juga membangun hubungan komunikasi dengan masyarakat di sekitar sekolah sebagai bentuk memperkenalkan sekolah kepada masyarakat luas.

Dan hingga saat ini SMK YPK Nabire masih membuka pendaftaran murid baru. Sambil menunggu hasil tes masuk di sekolah-sekolah SMA dan SMK yang besar. Jika ada murid yang tidak diterima di sana pastinya akan ke SMK YPK Nabire.

Sehingga pada awal tahun pelajaran 2022/2023 SMK YPK Nabire membuka pendaftaran tanpa adanya pungutan biaya. Sebab diharapkan ada kemajuan tambahan murid baru di SMK YPK yang merupakan salah satu yayasan tertua  milik GKI di Tanah Papua.(des)