NABIRE - Benteng Gereja Katolik Paroki St. Yosep Nabire Barat (Nabar) Dewan Paroki terpilih oleh Umat Katolik melalui musyawarah dan mufakat bersama satu bulan yang lalu, atas nama Yulius Tatogo, pada Senin (18/3/24), pukul 03.00 WIT berpulang ke rumah Bapa di surga.
Semoga arwanya, diterima sisi kanan Allah yang Maha Kuasa, dan keluarga yang ditinggalkan, semoga Tuhan beri kekuatan dan penghiburan.


Keterangan dari keluarga duka anak pertama dari Armalhum Fransiskus Zaverius Tatogo memberikan penjelasannya, bapak tidak sakit, sehat-sehat saja dan selama tiga Minggu ini bapak kasih nasehat kepada keluarga itu. Dengan menyebut, kalian jangan lupa doa dan ke gereja. Itu saja terus menerus hingga kemarin.


Dan hari minggu kemarin, bapak bacaan Injil pertama dan bagi hosti di gereja dalam keadaan sehat tidak sakit, tapi begitu malam Senin pada jam 3 subuh, bapak meninggal secara tiba-tiba, sehingga keluarga pasrahkan kepada Allah Bapa di surga.


"Karena penyebab terjadi kejadiaannya kami keluarga sama sekali tidak tau, maka kami pihak keluarga duka sudah serahkan kepada Tuhan saja, karena kami manusia adalah milik Tuhan," kata tangisan.


Kehilangan bapak kekasih kita, Yulius Tatogo, Umat Katolik Paroki St. Yosep Nabar dikategorikan anak ayam kehilangan induknya.
Sehingga anak-anak mencari mama atau induknya sedang ikut berduka cita dengan segala tangisan air mata. Sedih, rindu doa dan lain sebagainya.(modes)