NABIRE - Penanganan kasus tindak pidana korupsi tidak hanya bisa dilihat dari kacamata Kejaksaan Negeri (Kejari) Nabire, tetapi ada juga kasus-kasus Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) yang saat ini masih ditangani oleh penyidik dari Polres Nabire. Ada kasus-kasus tindak pidana korupsi yang tengah ditangani dan dalam waktu tidak lama lagi, ketika berkas penyidikan sudah diserahkan ke Kejari Nabire, pihaknya tetap akan memberikan informasi kepada masyarakat, sehingga hal tersebut bisa menjadi konsumsi publik.    Demikian dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri Nabire, T. Banjar Nahor, SH saat dikonfirmasi wartawan beberapa waktu lalu, terkait penanganan kasus tindak pidana korupsi yang tengah ditangani pihaknya.  Lanjut Banjar Nahor, saat ini untuk tindak pidana korupsi yang ditangani Kejari Nabire cukup banyak, dimana wilayah kerja Kejari Nabire cukup luas, dan hal tersebut sangat tidak berimbang dengan jumlah penyidik yang ada pada instansi yang dipimpinnya.  “Saya juga berusaha selama saya bekerja di Nabire, dan setelah nanti berakhir masa jabatannya saya, saya tetap akan berusaha, agar tidak ada kasus-kasus tindak pidana korupsi yang tertinggal. Kalaupun itu ada, mungkin hal tersebut karena faktor-faktor yang lain yang mempengaruhi,” tuturnya. Dirinya berharap kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Nabire dan juga masyarakat yang berada di wilayah kerja Kejaksaan Negeri Nabire, untuk bisa ikut bersama-sama dengan Kejari Nabire dalam memerangi korupsi.  Diakuinya, akhir-akhir ini informasi dari masyarakat mengenai kasus dugaan korupsi mengalir deras ke Kejari Nabire dan hal ini tetap akan ditindak lanjuti. Tetapi, yang perlu dipahami oleh masyarakat bahwa, pengungkapan kasus tindak pidana korupsi perlu didukung oleh alat bukti yang kuat dan bukan hanya sekedar informasi. “Terus terang, saya kewalahan kalau informasi yang diberitahukan kepada saya tanpa adanya alat bukti yang kuat, karena sulit bagi kita untuk mengawali kasus tersebut dari mana, dan mengakhirinya di mana. Oleh karena itu, saya minta kepada masyarakat, ketika ada data yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan, silahkan datang ke saya dan saya siap menindak lanjuti, karena kalau hanya memberikan masukan atau informasi, tapi tanpa dibeck up dengan data yang kuat, sulit untuk terungkap,”pungkasnya. (cad)