NABIRE – MQR Yanuarius Theofilus Matopai You, Pr tercatat sebagai Uskup Orang Asli Papua pertama dalam sejarah Gereja Katolik, tidak hanya di tanah Papua. Pentahbisan Romo Januarius Theofilus Matopai You, Pr sebagai Uskup Keuskupan Jayapura merupakan hasil penantian dan karya Gereja Katolik di Tanah Papua selama 128 tahun.

Zakeus Petege, salah satu umat Paroki St Anthonius Padwa mengatakan pentahbisan  Mqr Januarius Theofilus Matopai You, Pr sebagai Uskup OAP pertama setelah 128 tahun misionaris Katolik, Lecoq Darman Vile, MSC masuk pertama kali di Kaimana, Fak-fak pada tanggal 12 Mei 1894. Kita mendapat Uskup OAP pertama kurang 4 bulan dari masuknya misionaris pertama di Tanah Papua.

Zakeus menambahkan, sementara masuk pekabaran Injil di wilayah Meuwo, Paniai lama (kini Provinsi Papua Tengah), 24 Desember 1938. Misa Natal mereka rayakan di gunung di atas kampung Modio, Distrik Mapia Tengah, Kabupaten Dogiyai.

Sebagai ungkapan syukur atas pentahbisan Uskup OAP pertama, saat jemput Uskup Mqr Yanuarius Theofilus Matopai You di Bandara Nabire, di kendaraannya Zakeus menempel stiker “ Terima kasih Tuhan 128 Tahun lamanya kami menantinya di Tanah Papua. Kami menantikan Berkat BerkatMu dan PenggenapanMu berikutnya”.


Pilih Uskup beda dengan pemilihan lain


Di depan Umat Katolik se Kota Mabire, Uskup Jayapuea Mqr Yaniarius Theofilus Matopa You mengatakan, dirinya sebagai Uskup OAP pertama. Pemilihan Uskup itu berbeda dengan pemilihan lain pemilihan kepala daerah, kepala kampung dan pemilihan lainnya.

Sebab, Uskup You sendiri tidak tahu namanya dicalonkan sebagai calon Uskup Jayapura atau tidak. Karena, tidak yang memberitahu apakah dicalonkan atau tidak. Pemilihannya dilakukan secara diam-diam dan penilaiannya cukup rumit. Ketika proses pemilihan, banyak syarat yang harus dipenuhi seorang calon Uskup. “Pakai Celana dalam warna apa, pakai sepatu apa saja diperiksa,” ungkapnya sambil menambahkan, syaratnya cukup banyak dan rumit.

Sekalipun rumit pemilihannya dan secara diam-diam, Uskup meyakini Tuhan itu baik bagi orang Papua, Tuhan memilih orang Papua sebagai Uskup karena Tuhan menghendaki orang Papua menjadi Uskup. (ans)