NABIRE – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Jhon Wempi Wetipo (JWW) membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I HIPETA, di Aula Kasih Tabernakel Nabire, Senin (27/03/23). Rakernas dihadiri perkumpulan kelompok tani yang berada di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, Pj Gubernur Papua Tengah, Dr. Ribka Haluk, S.Sos, MM, Bupati serta sejumlah pejabat Pemprov Papua Tengah dan Pemkab Nabire.

Ketua Umum HIPETA, Kristovel Mara, A.Md.,Tek, dalam laporannya mengatakan, manusia yang pertama diciptakan di muka bumi adalah petani, kedua adalah pengusaha, dan yang ketiga pemerintah. Perkumpulan Hidup Petani Nyata (HIPETA) adalah merupakan suatu wadah organisasi masyarakat tani yang terbentuk dari gabungan para kelompok tani yang mengelola usaha di bidang perkebunan, pertanian, perikanan, peternakan dan ekowisata. Selaras dengan perkembangan dan tuntutan kelompok tani maka sudah selayaknya setiap anggota gabungan kelompok tani untuk dapat melaksanakan reposisi yang mengarah kepada aspirasi dalam bentuk peningkatan

masyarakat tani terhadap kemajuan kelompok tani sesuai kemampuan yang dimiliki.

Kata dia, bentuk peningkatan parsitipasi para anggota kelompok tani,

dapat dihimpun secara terorgalisir melalui suatu wadah yang disebut organisi perkumpulan HIPETA. HIPETA pada awalnya bernama Himpunan Petani Nyata yang disingkat HIPETA, organisasi ini dideklarasikan pada tanggal 20 Desember 2022 di Pantai Menase, Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire, oleh 100 kelompok tani.

Mubes pertama HIPETA dilaksanakan pada tanggal 20 Desember 2022 di Pantai Menase oleh 100 kelompok tani dan menghasilkan salah satu keputusan adalah mendeklarasikan organisasi himpunan HIPETA dan menunjuk Kristovel Mara sebagai ketua umum HIPETA. Selanjutnya bersama dewan formatur membentuk komposisi personalia badan pengurus pusat organisasi HIPETA.

Sehubungan dengan pengesahan nama organisasi bernama HIPETA oleh notaris maka tercapailah nama organisasi yang dapat diterima oleh Kementrian Hukum dan HAM dengan nama Hidup Petani Nyata (HIPETA) pada tanggal 13 Januari 2023 dengan surat keterangan terdaftar, persekutuan perdata Kemenkumham tahun 2023.

Dilaporkan, saat ini kantor HIPETA berkedudukan di Kabupaten Nabire, tepatnya di Jl. Yan Mamoribo No. 09, RT/RW 03/02 Kelurahan Siriwini. Saat ini HIPETA beranggotakan 292 kelompok tani yang terbagi dalam 4 bidang. Bidang pertenakan 69 kelompok tani, bidang perikanan 72 kelompok tani, bidang pertanian 85 kelompok tani, dan bidang kehutanan 66 kelompok tani. Selanjutnya jumlah keseluruhan petani yang tergabung dalam organisasi HIPETA sebanyak 5.378 orang.

Hasil yang ingin dicapai dalam kegiatan ini, kata ketua umum, terbangunnya organisasi HIPETA yang solid dan terdorongnya program kerja

yang memberikan motifasi, edukasi dan pendampingan yang terbaik untuk semua anggota HIPETA. Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan ini adalah terbangunnya organisasi HIPETA yang solid untuk medorong anggota-anggota agar tetap konsisten kepada komoditi yang dikelola.

“Moto kegiatan kami adalah petani masa kini, petani masa jaya di negri sendiri. Semoga melalui Rakernas I HIPETA dapat melahirkan gagasan cemerlang yang dapat menolong para petani beserta keluarga,” harapnya.

Sementara itu, dalam sambutannya Wamendagri JWW, mengatakan, dirinya salut kepada HIPETA karena berdiri tanpa bantuan dari pemerintah. Dan juga HIPETA dinilai sangat berani karena bisa membantu membuka lapangan kerja untuk petani, meski ini baru awal tapi sudah ada yang nyata. 

“Kita harus bisa kerja dan buktikan hasil kerja kita sehingga kita bisa leluasa dan berdiri di atas tanah kita sendiri,” ujar JWW. (rob)