NABIRE – Warga Kelurahan Kalibobo, Distrik Nabire mengeluh dengan kondisi abrasi pantai yang kini mendekati pemukiman warga.

Sementara di bagian darat, mengeluh dengan “tamu tak diundang” banjir yang melanda di tengah pemukiman penduduk RT 6, 9 dan 10 Kelurahan Kalibobo.

Disamping itu, di RT 7 mengeluh dengan kenyaman di lingkungan dari permainan bola guling yang dapat mengganggu kelancaran lalu lintas warga. Warga Kalibobo, O Wosiri mengungkapkan, abrasi pantai di Kalibobo, sejak 1994 hingga kini sudah mencapai 30 meter.

“Sejak saya membangun rumah, jarak ke pantai 35 meter, tetapi sekarang tinggal 5 meter ke pantai dari pinggir rumah.

Sekarang, warga Kalibobo hadapi masalah dengan abrasi pantai yang akan mengancam kami yang tinggal sepanjang pantai Kali Bobo,” tuturnya.

Sementara itu, tiga warga dari perwakilan RT 6, 9 dan 10 Kalibobo, mengeluh ketika hujan lebat agak lama, rumah warga kedatangan ‘tamu’ banjir ke tengah warga.

Hujan 2 jam saja, pasti banjir hingga masuk ke rumah-rumah.

Malah salah seorang warga mengkritik, drainase di Kali Sapi hanya untuk kepentingan orang Yaur saja, karena warga lain yang tinggal di sebelah jalan, tidak.

Karena, drainase tidak tuntas di tengah pemukiman warga di RT 6, 9 dan 10.

Keluh kesah warga Kalibobo ini terungkap saat Kelompok I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Nabire dipimpin Suyono mengadakan hearling ke Kampung Kalibobo, Selasa (7/7) malam.

Anggota DPRD yang melaksanakan hearing ke Kampung Kali Bobo masing-masing, Udin Mardin, Alpius Doney dan Amandus Pigay.

Warga Kalibobo, Woromboni mengeluh dengan keramaian bola guling di RT 7 yang cukup mengganggu kenyamanan dan kendaraan di jalan Djajanti, Kalibobo.

Saat hearing, Alwin mengusulkan agar pemerintah membantu pemuda khususnya pencari kerja di daerah ini dengan membuka lapangan kerja.

Dia mencontohkan, Obyek Wisata Menase Beach merupakan salah satu model usaha yang membuka lapangan kerja.

Karena mempekerjakan banyak pencari kerja.

Oleh sebab itu, pemerintah di kabupaten ini diminta untuk mendukung pengembangan obyek-obyek wisata di daerah ini, tidak hanya Pantai Gedo.

Alwin juga mengatakan, kekhawatiran ancaman abrasi sepanjang pantai Kalibobo, perlu ditanggapi oleh pemerintah dengan membangun talut sepanjang pantai Kalibobo.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Kelompok DPRD, Suyono mengatakan akan menyampaikan kepada eksekutif dalam musyawarah antara eksekutif dan legislatif melalui mitra dari masing-masing komisi karena yang hearing ini ada perwakilan masing-masing komisi di dewan.(ans)