Wamenaker Tekankan Pentingnya Sertifikasi Profesi Permanent Makeup
Acara berskala internasional ini dihadiri oleh 700 peserta yang terdiri dari 400 peserta asal Indonesia dan 300 Warga Negara Asing (WNA).
Pencarian
17 artikel cocok dengan pencarian Anda.
Acara berskala internasional ini dihadiri oleh 700 peserta yang terdiri dari 400 peserta asal Indonesia dan 300 Warga Negara Asing (WNA).
“Pelindungan pekerja memasuki babak baru. UU Pelindungan Ketenagakerjaan dirancang untuk menghadirkan aturan yang lebih jelas, adil, dan relevan dengan dunia kerja yang terus berubah dan berkembang,” ucap Menaker Yassierli melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Rabu (7/10/2026).
Yassierli mengatakan program tersebut memberikan kesempatan kepada peserta untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.
Menurut Yassierli, penyusunan RUU tersebut merupakan tindak lanjut atas Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 168/PUU-XXI/2023. Melalui pembahasan bersama DPR RI, Pemerintah berupaya menghadirkan kerangka hukum yang memberikan kepastian sekaligus memperkuat keseimbangan antara pelindungan pekerja/buruh dan keberlanjutan dunia usaha.
“Coba lakukan asesmen internal di kelompok kalian. Kekuatan kelompok kalian ada di mana? Karena kalau kita tidak punya sesuatu yang bisa kita kontribusikan, posisi kita akan lemah sekali,” ujarnya.
Menurut Afriansyah, profesi teknisi ponsel kini berkembang lebih luas dan tidak lagi sekadar berkutat pada pekerjaan reparasi. Keterampilan seperti micro-soldering, ketelitian, dan kecakapan tangan perlu dilengkapi dengan kemampuan memecahkan masalah (problem solving) dan kedisiplinan.
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Yassierli, mengatakan bahwa kebutuhan tenaga kerja hijau akan terus meningkat sejalan dengan perkembangan ekonomi dan teknologi yang semakin mengarah pada transisi hijau.
Afriansyah mengatakan pengelolaan risiko menjadi hal penting dalam sektor microbanking yang menghadapi berbagai risiko, mulai dari risiko kredit, operasional, hingga tindak kecurangan (fraud).
Indonesia akan menyuarakan pentingnya menyiapkan tenaga kerja ASEAN menghadapi perubahan dunia kerja yang semakin cepat.
Pemerintah menempatkan peningkatan kompetensi tenaga kerja sebagai salah satu fondasi penting dalam memperkuat industrialisasi dan mewujudkan kemandirian ekonomi Indonesia.