24 Murid SMK Pongtiku Kini Menyusun Laporan Hasil Prakerin
NABIRE - Sebanyak 24 murid kelas III SMK Pongtiku Nabire yang telah mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) di sejumlah kantor dan Dunia
Bagikan
NABIRE - Sebanyak 24 murid kelas III SMK Pongtiku Nabire yang telah mengikuti Praktek Kerja Industri (Prakerin) di sejumlah kantor dan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) yang ada di daerah ini selama 3 bulan lebih, kini telah ditarik kembali ke sekolah.Dan selama dua minggu diberikan kesempatan oleh pihak sekolah kepada 24 murid guna menyusun hasil laporan proposal yang selalu didampingi langsung oleh guru–guru pendamping, karena dijadwalkan pada tanggal 16 Oktober 2019 24 murid sidah bisa mengikuti seminar laporan proposal Prakerin.Karena laporan hasil Prakerin yang diikuti oleh 24 murid kelas III merupakan salah satu syarat menjadi peserta ujian diakhir tahun pelajaran 2019/2020 mendatang, sehingga semua murid diwajibkan untuk mengikuti seminar proposal hasil Prakerin.Demikian dikatakan Kepala SMK Pongtiku Nabire Ester Palinggi, S.Pd kepada Papuapos Nabire, Rabu (09/10, di ruang kerjanya seraya menambahkan, dalam kegiatan seminar, 24 murid kelas III SMK Pongtiku akan diuji langsung oleh pihak luar atau akan diuji langsung pihak kantor atau DUDI dimana anak melakukan Prakerin.Sehingga selaku kepala sekolah meminta kepada 24 murid kelas III agar dalam penyusunan proposal harus selalu berkonsultasi bersama guru pendamping, karena saat seminar tidak lagi ada guru SMK Pongtiku dan guru pendamping yang dapat menguji anak saat ujian proposal hasil Prakerin.Untuk itu, dengan waktu dua minggu atau pekan yang diberikan pihak sekolah untuk menyusun hasil laporan Prakerin diharapkan sudah tuntas atau selesai, karena pada tanggal 16 Oktober 2019 tidak ada lagi murid yang menunda waktu laporan hasil Prakerin, sebab yang bersangkutan belum siap dan selesai menyusun hasil laporan proposalnya.(des)
Bagikan artikel ini



