NABIRE - Siswa-siswi yang mengikuti kegiatan pesantren Ramadhan tahun ini, kurang lebih 250 dan pesantren ramadhan ini diikuti oleh kelas 10 dan 11 SMA Negeri 2 Nabire. Adapun kelas 12 tidak diikutkan, dikarenakan persiapan ujian sekolah yang semakin dekat.

Guru Agama SMA Negeri 2, Ahmad Hafiz, dalam wawancaranya di SMA Negeri 2 Nabire, Selasa (4/3/2025) mengatakan, kegiatan pesantren ramadhan ini dilaksanakan dua hari, berbeda dengan tahun lalu yang dilakukan selama 3 hari, tapi untuk tahun ini melakukan dari pagi sampai siang dan kegiatannya di waktu libur agar tidak menggangu jam sekolah.

“Kegiatan pesantren ramadhan tahun ini diisi dengan, Sholat Dhuha berjamaah, tadarus Qur'an, pemahaman agama, penceramah agaman, sholat dhuhur berjamaah, dhizikir dan perlombaan terkhususnya untuk siswa-siswi yang paling aktif,” ujarnya.

Alhamdulillah hari ini hari terakhir, dan harapan sebagai guru dan dari sekolah, supaya peserta didik SMA Negeri 2 ini, juga untuk murid sekolah di Nabire semakin meningkatkan taqwa dan semakin kuat aqidahnya, sehingga tidak terombang-ambing perubahan imannya.

“tidak mudah tergoda adanya godaan-godaan yang merubah iman, dan semoga bisa mendapatkan keberkahan dari Allah SWT melalui pesantren ramadhan,” pungkas Ahmad Hafiz.

Selaku pemateri pada pesantren kilat ramadhan tahun ini, yaitu Ustadz Agus Salam, yang menyampaikan materi tentang aqidah dan akhlak, dimana aqidah ini sesuatu yang sangat penting dan agar dipahamkan kepada anak-anak SMA Negeri 2 Nabire.

“Ketika aqidah orang tersebut bermasalah dan tidak benar, besar kemungkinan keyakinan mereka kepada Allah SWT bermasalah, ketika keyakinan mereka bermasalah maka akan dipertanyakan bagaimana keislaman mereka kepada Allah SWT,” ucapnya.

Akhlak adalah sesuatu yang sangat penting, ketika akhlak tidak baik maka keilmuan yang dimiliki seseorang juga tidak akan bermanfaat begitu besar kepada mereka.

“Harapan dengan memberikan materi aqidah dan akhlak ini, mencirikan kepada murid SMA 2 khususnya, menjadi paham dengan aqidah dan akhlak yang benar. Aqidah yang sesuai dengan Al-Qur'an dan sunnah dan juga memiliki akhlak yang baik, sehingga dengan pengetahuan tersebut mereka bisa bermanfaat terhadap sekolah dan di lingkungan masyarakat,” tandasnya.(edi)