NABIRE - Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sanoba yang berada di wilayah Kampung Waharia, Distrik Teluk Kimi akan dioperasikan sesuai tujuan dibangun PPI. Pada tanggal 3 November 2014, PP akan dibuka untuk umum. Bukan saja dihadiri oleh para pembeli atau penadah ikan, tetapi juga diberikan kesempatan kepada masyarakat luas. Bagi masyarakat yang ingin membeli ikan segar dari laut langsung bisa datang pada tanggal 3 Nopember 2014 di PPI Sanoba sebelum Taman Wisata Pantai Gedo.   Hal ini seperti terungkap pada pertemuan Dinas Kelautan dan Perikanan bersama para nelayan pemilik bagan, kapal tangkapan ikan dan sejumlah perahu jolor serta para pembeli atau penadah ikan, Selasa (14/10) di aula Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire. Dalam pertemuan yang dipimpinan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Nabire, Yance Pekey, S.Pi, MP itu berlansung secara aman dan lancar. Para nelayan meminta agar para penadah atau pembeli harus datang setiap saat di pasar untuk membeli ikan milik para nelayan sebagai bentuk  kesepakatan dari pertemuan tersebut. Kepala dinas menjelaskan, jika PPI ini dibuka dan para nelayan serta pembeli benar–benar melakukan pertemuan setiap hari di PPI, maka akan melahirkan sejumlah kemudahan bagi para nelayan. Akan dicetak es, penjualan BBM solar dan premium langsung di PPI. Serta dibuka koperasi dan setiap ikan yang datang bisa disimpan oleh para nelayan maupun pembeli pada tempat pendingin. Disinggung soal ikan yang kerap didatangkan dari luar Nabire termasuk dari luar Papua, kepala dinas secara tegas menyatakan tidak ada ikan yang didatangkan tanpa masuk ke PPI untuk diperiksa. Karena kini dinas telah mendatangkan alat pendeteksi formalin. Sehingga ikan yang datang dari luar Nabire maupun dari luar Papua harus masuk PPI sebelum dijual.   Kepala dinas mengatakan kepada semua nelayan maupun pembeli, jika PPI benar–benar dimanfaatkan secara baik, maka akan memberikan sejumlah kemudahan–kemudahan kepada para nelayan maupun para pembeli. (des)