Mayat Membusuk Ditemukan di Rumah Kosong Samabusa
Warga Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di sebuah rumah kosong di Jalan Baru Air Mandidi, Kamis (27/8/2026) malam.

NABIRE – Warga Kampung Samabusa, Distrik Teluk Kimi, Kabupaten Nabire, dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat di sebuah rumah kosong di Jalan Baru Air Mandidi, Kamis (27/8/2026) malam.
Penemuan tersebut langsung mendapat respons dari jajaran Polres Nabire setelah laporan masyarakat diterima sekitar pukul 19.00 WIT.
Piket Reskrim Regu I yang dipimpin Kaur Identifikasi Aipda Syors Wayeni, bersama personel Polsubsektor Kawasan Pelabuhan yang dipimpin Aiptu Adam Sabarofek, bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan.
Personel tiba di tempat kejadian perkara (TKP) sekitar pukul 19.28 WIT. Polisi kemudian mengamankan lokasi, melakukan pemeriksaan awal, serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi guna mengungkap identitas korban dan kronologi penemuan.
Berdasarkan keterangan saksi, Remon Duhumuri (49), penemuan mayat bermula saat dirinya berada di sekitar kebun untuk mencari buah salak.
Saat itu, saksi mencium aroma tidak sedap yang cukup menyengat. Penasaran dengan sumber bau tersebut, saksi kemudian mencari asal aroma hingga akhirnya menemukan sesosok mayat di dalam sebuah rumah kosong.
Kondisi jenazah saat ditemukan telah membusuk.
Sekitar pukul 19.40 WIT, personel kepolisian kemudian mengevakuasi jenazah ke RSUD Kabupaten Nabire untuk penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga proses evakuasi dilakukan, identitas korban masih belum diketahui dan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
Kapolres Nabire AKBP Samuel Dominggus Tatiratu, S.I.K., M.H., CPHR., mengatakan pihaknya langsung memerintahkan personel untuk mendatangi lokasi begitu menerima laporan masyarakat.
“Kami merespons cepat setiap laporan masyarakat, termasuk terkait penemuan mayat. Personel telah mendatangi TKP, mengamankan lokasi, melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi. Saat ini identitas korban masih dalam proses penyelidikan,” kata Kapolres.
Menurutnya, kepolisian juga terus berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk pemerintah kampung dan keluarga apabila identitas korban nantinya berhasil diketahui.
Kapolres mengimbau masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga atau memiliki informasi berkaitan dengan penemuan mayat tersebut agar segera menghubungi kepolisian.
“Keterangan masyarakat sangat membantu proses identifikasi maupun penyelidikan,” tambahnya.
Polres Nabire selanjutnya melakukan pendalaman dengan mencari saksi-saksi tambahan, berkoordinasi dengan kepala kampung serta menelusuri kemungkinan adanya pihak keluarga yang kehilangan anggota keluarga.
Pihak kepolisian memastikan penanganan kasus tersebut dilakukan sesuai prosedur dan perkembangan penyelidikan akan dilaporkan kepada pimpinan.
Polres Nabire menegaskan komitmennya memberikan pelayanan yang cepat dan profesional dalam setiap laporan masyarakat, termasuk penemuan jenazah, guna menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukumnya. (Humas Polres)
Bagikan artikel ini



