Aksi Sigap Satgas Kopasgat: Gagalkan Penyelundupan Wiski Ilegal di Bandara Douw Aturure!
NABIRE - Dalam sebuah operasi sigap yang patut diacungi jempol, Satuan Tugas (Satgas) Kopasgat bersama petugas Aviation Security (Avsec) berhasil mencegat upaya pengiriman Minuman Keras (Miras) ilegal di Terminal Kargo Bandara UPBU Douw Aturure, Papua Tengah.

NABIRE - Dalam sebuah operasi sigap yang patut diacungi jempol, Satuan Tugas (Satgas) Kopasgat bersama petugas Aviation Security (Avsec) berhasil mencegat upaya pengiriman Minuman Keras (Miras) ilegal di Terminal Kargo Bandara UPBU Douw Aturure, Papua Tengah. Lima botol wiski bermerek Robinson yang tersembunyi rapi dalam sebuah paket tujuan Bandara Mulia, kini mendekam sebagai barang bukti, menguak lagi jaringan gelap peredaran Miras di Nabire.
Kejadian bermula saat petugas Avsec melakukan pemeriksaan rutin pada Rabu,(18/06/2025). Mata elang mereka jelih melihat kejanggalan pada salah satu paket, yang setelah diperiksa lebih lanjut, ternyata berisi cairan terlarang. Informasi keberhasilan ini disampaikan langsung oleh Ba Intel Kopasgat Nabire, Safrizal, melalui sambungan seluler pada Sabtu, (21/06/2025).
Penemuan ini bukan sekadar penangkapan barang bukti. Lebih dari itu, ini adalah pukulan telak bagi pihak-pihak yang mencoba merusak tatanan sosial di Papua. Peredaran Miras ilegal telah lama menjadi duri dalam daging bagi masyarakat, kerap memicu konflik sosial yang tak jarang berujung tragis serta tindak kriminalitas yang meresahkan.
Dampak buruk Miras ilegal tak hanya terasa di jalanan, namun juga merongrong masa depan generasi muda Papua. Narkotika dan Miras adalah dua sisi mata uang yang sama-sama mengancam stabilitas dan kemajuan wilayah ini. Oleh karena itu, langkah tegas Satgas Kopasgat menjadi angin segar dalam upaya menjaga kedaulatan dan ketenteraman masyarakat.
Menyikapi penemuan ini, Komandan Pos (Danpos) Kopasgat Nabire, Letda Pas Yudha Satria menegaskan komitmennya untuk terus memperketat pengawasan. "Kami akan terus meningkatkan pengawasan agar Papua tetap aman dan bebas dari barang-barang terlarang," tegas Letda Pas Yudha Satria pada Kamis (19/06/2025). Pernyataan ini menegaskan keseriusan aparat dalam menjaga setiap jengkal wilayah.
Pengetatan pengawasan akan difokuskan pada jalur-jalur distribusi strategis, termasuk Bandara, pelabuhan dan akses darat. Ini adalah upaya masif untuk memutus mata rantai peredaran Miras ilegal yang selama ini meresahkan. Dengan demikian, diharapkan tidak ada lagi celah bagi para penyelundup untuk menjalankan aksinya.
Operasi ini bukan sekadar insiden tunggal, melainkan bagian integral dari komitmen berkelanjutan Satgas Kopasgat dalam menjaga ketertiban umum. Setiap tetes keringat dan upaya yang dikerahkan adalah demi mendukung kebijakan pemerintah daerah. Tujuannya jelas, menciptakan lingkungan yang kondusif, damai dan bersih dari dampak negatif konsumsi alkohol yang merusak.
Dengan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat, Papua diharapkan dapat menjadi wilayah yang benar-benar aman dan sejahtera, tempat generasi mudanya tumbuh tanpa bayang-bayang ancaman Miras ilegal.(sam)
Bagikan artikel ini



