Atlit Sepak Takrau Nabire Patut Dibanggakan
NABIRE - Seiring berjalannya pertandingan pada kejuaraan Sepak Takraw KONI CUP II Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Pengurus Kabupaten Nabire, banyak menampilkan ketangkasan, kecepatan, kepiawaian dari para pemain yang ternyata mem
Bagikan
NABIRE - Seiring berjalannya pertandingan pada kejuaraan Sepak Takraw KONI CUP II Tahun 2014 yang diselenggarakan oleh Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Pengurus Kabupaten Nabire, banyak menampilkan ketangkasan, kecepatan, kepiawaian dari para pemain yang ternyata memiliki bakat olahraga sepak takraw terpendam.
“Begitu menyaksikan pertandingan yang sedang berlangsung, ternyata Nabire memiliki segudang atlit sepak takraw yang tampil dalam kejuaraan ini,” demikian diungkapkan oleh Sekretaris Panitia Pelaksana Kejuaraan Sepak Takraw KONI CUP II tahun 2014, Aswadi Hamid dalam keterangannya kepada media ini (27/8).
Menurut Aswadi, Pengkab Nabire bahwa 4 tahun lalu tepatnya periode tahun 2010 sampai dengan tahun 2014, binaan sepak takraw di Nabire telah banyak menorehkan prestasi baik ditingkat daerah maupun nasional dan juga telah membuka pelatihan dan pembinaan atlit di wilayah Wanggar, Lagari, Kalibobo dan Smoker.
“Pada tahun 2012, PSTI Pengkab Nabire meraih juara 2 pada KNPI Cup, juga binaan PSTI Pengkab Nabire tingkat pelajar SMA mendapatkan juara 1 pada ajang KNPI Cup dan juga pada tahun 2013 berkesempatan untuk mewakili Propinsi Papua di ajang Olahraga Olimpiade Siswa Nasional tingkat SD di Kalimantan, serta sejumlah event-event lainnya”, terang Aswadi Hamid.
Lebih lanjut dikatakan, bahwa saat pertandingan berlangsung, pada kejuaraan Sepak Takraw KONI Cup II tahun 2014 ini terlihat atlit-atlit yang sangat lihai memainkan bola takraw ditambah dengan gerakan salto untuk menjatuhkan bola di daerah lawan dan mematahkan serangan bola dari pesaingnya.
“Tentunya hal itu memerlukan kekuatan fisik dan teknik tersendiri untuk memainkan bola takraw tersebut. Sangat nampak perbedaan antara atlit yang terlatih dengan atlit yang latihan”, kelakar Aswadi Hamid
“Pada kejuaraan Sepak Takraw ini, baik ditingkat Pelajar SMP, SMA maupun Umum, para atlit bercampur baur dalam satu tim baik itu warga Papua Asli maupun Papua Pendatang, sehingga dapat dikatakan bahwa Sepak Takraw merupakan olahraga yang tidak memandang suku dan usia, namun hanya sebatas wadah olahraga yang menuntut latihan dan konsentrasi pemainnya”, tambah Aswadi Hamid
Hasil Pertandingan
Sementara itu, Pertandingan dalam kejuaraan Sepak Takraw KONI Cup II Tahun 2014 berjalan dengan lancar dan aman sesuai dengan jadwal yang telah disusun oleh Koordinator Seksi Pertandingan Kepanitiaan, Yotam Maniallo, S.Pd.
Data yang berhasil dihimpun oleh media ini, Hasil pertandingan (27/8), tingkat Pelajar SMP se-derajat, pada Pool A unggul dari SMP Negeri 5 Nabire “A” dengan nilai 4, Pool B bersaing ketat antara SMP Negeri 1 Lagari “B” dan SMP Negeri 3 Nabire dengan nilai masing-masing 2, Pool C unggul dari SMP Negeri 1 Wanggar “A” dengan nilai 4 dan Pool D unggul dari SMP Negeri 1 Lagari “A” dengan nilai 4.
Untuk tingkat Pelajar SMA se-derajat, pada Pool A unggul sementara dari SMK Lagari “B” dengan nilai 2, Pool B unggul sementara SMK Pongtiku “A” dengan nilai 3, Pool C unggul sementara SMK Lagari “A” dengan nilai 2 dan Pool D unggul sementara SMA Negeri 3 Nabire “A” dengan nilai 2.
Untuk tingkat Umum, pada Pool A unggul sementara dari Pelita Jaya dengan nilai 6, dan di Pool B masih bersaing kuat antara Cenderawasih Tim dan Manggulilling Tim dengan masing-masing mendapatkan nilai 4. (muh)
Bagikan artikel ini



