Bangun Sekolah Unggulan di Kampung Kimi Guna Siapkan Generasi Papua
NABIRE - Tokoh Politik Papua juga tokoh masyarakat Yulian Jap Marey secara tegas menyatakan, penyerahan tanah seluas 10 Hektar untuk pembangunan SMA Unggulan berpola asrama di Kampung Nusantara Kimi untuk menyiapkan generasi cerdas yang kelak bangun Papua. Dengan demikia
Bagikan
NABIRE - Tokoh Politik Papua juga tokoh masyarakat Yulian Jap Marey secara tegas menyatakan, penyerahan tanah seluas 10 Hektar untuk pembangunan SMA Unggulan berpola asrama di Kampung Nusantara Kimi untuk menyiapkan generasi cerdas yang kelak bangun Papua.
Dengan demikian kata Jap Marey, penyerahan tanah seluas 10 Ha kepada dunia pendidikan untuk bangun SMA unggulan. Selain itu, juga ada penyerahan tanah untuk Kodam seluas 40 Ha yang kini sebagai Markas Kompi A dan juga penyerahan tanah bagi Brimob.Dan penyerahan tanah bagi Markas Komando Brigade Mobil (Makobrimob) ini seluas 18 Ha yang dapat diserahkan pada saat Kapolri Tito Karnavian menjabat Kapolda Papua dan dari tanah 18 Ha itu akan ditambah lagi menjadi 20 Ha.Dikatakan Yulian kepada Papuapos Nabire, Senin (26/9) di Kampung Nusantara Kimi, penyerahan tanah bagi pendidikan, Kodam dan Polri sebagai bukti kita ingin membangun negeri ini ke arah yang lebih baik.Sehingga, lanjutnya, untuk lokasi tanah sedang digusur lokasinya dan juga penebangan lokasi serta pembangunan jalan ke lokasi tanah pembangunan SMA unggulan berpola asrama, dimana tanah bagi pendidikan dapat diserahkan secara cuma-Cuma atau gratis.Karena diharapkan dari pembangunan gedung SMA unggulan berpola asrama itu, sebagai tempat yang bagi kesiapan generasi pemimpin Papua di masa mendatang, sehingga siswa-siswi yang akan sekolah di SMA Unggulan harus pintar, jujur, disiplin dan punya moralitas. “Selaku mantan Panglima Organisasi Papua Merdeka (OPM) di era tahun 1960an hingga tahun 1975, yang pada awalnya saya ingin bangun negara dalam negara, namun hal itu tidak mungkin dan kini saya bangun Kampung Nusantara Kimi dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” tandasnya.Dengan harapan, imbuh Yap, dengan membangun Kampung Nusantara Kimi, setiap masyarakat diberikan tanah 25x25 untuk lokasi pembangunan dan tanah satu Ha untuk dibuka menjadi kebun dan mana tanah-tanah tersebut dapat diberikan secara cuma-cuma untuk masyarakat Kampung Nusantara Kimi kala itu. (des)
Bagikan artikel ini



