Bimtek Pendampingan Penerapan Aplikasi Srikandi Digelar
NABIRE - Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penerapan Aplikasi, Sistem Informasi Kearsipan Dinamis, Terintegrasi (Srikandi) bagi pengelola arsip di lingkungan Pemerintah Provinsi Kabupaten Kota Se-Papua Tengah tahun 2024 digelar, bertempat di hotel Mahavira, Rabu (9/10/2024).

NABIRE - Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Penerapan Aplikasi, Sistem Informasi Kearsipan Dinamis, Terintegrasi (Srikandi) bagi pengelola arsip di lingkungan Pemerintah Provinsi Kabupaten Kota Se-Papua Tengah tahun 2024 digelar, bertempat di hotel Mahavira, Rabu (9/10/2024).
Pj Gubernur Provinsi Papua Tengah, diwakili Staf Ahli Gubernur Provinsi Papua Tengah, Bidang Kemasyarakatan, SDM dan pembangunan Otsus, Ukkas mengatakan, Bimtek Pendampingan Penerapan Aplikasi Srikandi bagi pengelola arsip di lingkungan Pemerintah Provinsi Kabupaten/Kota se-Papua Tengah tahun 2024.
"Berdasarkan Undang-Undang nomor 43 tahun 2009 tentang kearsipan serta Peraturan Pemerintah nomor 28 tahun 2012 sebagai pelaksanaannya dan Peraturan Presiden nomor 95 tahun 2018, tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), diamanatkan bahwa untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, transparan dan akuntabel," ucapnya.
Tegasnya, diperlukan sistem pemerintahan berbasis elektronik yang mampu menjawab kebutuhan sesuai dengan perkembangan teknologi di era digital, terutama dalam melakukan pelayanan publik khususnya dalam penata kelolaan kearsipan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mewujudkan layanan arsip dinamis dan statis dalam rangka memberikan informasi yang autentik dan utuh serta merupakan bagian untuk meningkatkan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Dalam pelaksanaan tugas dan tanggung jawabnya, khususnya di bidang urusan kearsipan guna tercapainya ketertiban pelaksanaan, pengelolaan arsip khususnya arsip dinamis dan statis dalam Sistem Informasi Kearsipan Nasional (SIKN) serta dalam rangka pelaksanaan Perpres nomor 95 tahun 2018, tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE), yang akan diimplementasikan dalam aplikasi Srikandi," ujarnya.
Ukkas berharap untuk seluruh unsur pemerintahan daerah se-Papua Tengah agar dapat menunjukkan tanggung jawab dan dedikasi dalam penyelenggaraan serta pengelolaan kearsipan di lingkungan kerja masing-masing.(edi)
Bagikan artikel ini



