NABIRE - Badan Musyawarah Adat Suku Wate (BMASW) Kabupaten Nabire bekerja sama (baca gandeng) Dinas Kesehatan (Dinkes) Nabire, menggelar kegiatan pengobatan massal gratis, pada hari Rabu (22/4), bertempat di Balai Kampung Waharia di Distrik Teluk Kimi. Pada kesempatan itu, Ketua Panitia Kegiatan Yohanes Wanaha  dalam laporan menyampaikan Badan Musyawarah Adat Suku Wate berintraksi dengan masyarakat adat, karena terkesan selama ini pelayanan kesehatan hingga  kegiatan pengobatan massal merupakan program kerja pelayanan masyarakat yang benar-benar tersentuh kepada masyarakat dan merupakan hal yang positif bagi kita semua.Lanjut Wanaha, harapan kami dari kegiatan pengobatan massal ini dapat meningkatkan kesehatan hidup kita dan kegiatan pengobatan massal gratis ini juga dilaksanakan di 4 distrik dan 5 kampung yakni, Distrik Teluk Kimi, Makimi, Wanggar dan Distrik Yaro. Dan 5 kampung, diantaranya Kampung Nifasi, Waharia, Lagari,  Wanggar, Yaro dan Kampung SP 1  Kalibumi. Tambahnya, pelaksanaan kegiatan pengobatan massal kali ini direncanakan akan berlangsung dari tanggal  22  April hingga 15  Mei mendatang dengan tim medis dari Dinas Kesehatan Nabire, terdiri 2  orang dokter, 11  orang bidan dan perawat.Kegiatan pengobatan massal ini tidak dipungut biaya, alias gratis sesuai dengan kegiatan dimaksud dan pihaknya menyampaikan dan mengharapkan kiranya pemerintah daerah untuk dapat mendukung guna kelancaran kegiatan ini, demi membantu pelayanan kesehatan kepada masyarakat. “Atas nama panitia penyelenggara kegiatan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, semoga Tuhan Yesus memberkati kita, amin,” tandasnya. Sambutan Bupati Isaias Douw S.Sos  dibacakan diwakili Sekda Drs. Johny Pasande mengatakan Kesehatan merupakan salah satu pilar  pembangunan Sumber Daya Manusia  untuk mewujudkan manusia Indonesia tangguh, kuat,  beradab dan mampu bersaing dengan bangsa lain. Untuk itu kita memerlukan manusia Indonesia yang sehat, cerdas, aktif dan produktif.Terang Sekda, pengobatan kesehatan massal adalah momentum penting untuk makin meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat suku Wate dimaksudkan untuk mengajak seluruh komponen  masyarakat adat melakukan gerakan dan tindakan nyata  dalam mencapai hidup bersih dan sehat.Masyarakat  sehat adalah juga cermin pelaksanaan amanat UUD 1945 yang menyatakan bahwa setia orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin bertempat tinggal  dan mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat serta berhak memperoleh layanan kesehatan. “Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan mengamanatkan bahwa setiap orang berkewajiban berperilaku hidup sehat untuk mewujudkan, mempertahankan dan memajukan kesehatan setinggi-tingginya sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia,” ujarnya.Tambahnya, dalam beberapa tahun terakhir ini berkat pelaksanaan pembangunan kesehatan  yang komprehensif dan berkesinambungan tampak adanya kecenderungan peningkatan derajat kesehatan masyarakat,  seperti menurunnya angka kematian bayi, angka kematian ibu, meningkatnya status gizi masyarakat  dan meningkatnya angka harapan hidup waktu lahir.Disamping itu berbagai program untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan  juga dilakukan antara lain program jaminan kesehatan masyarakat, jaminan persalinan serta bantuan operasional kesehatan untuk Puskesmas.Tak lupa Sekda berharap, kegiatan pengobatan massal ini terus ditingkatkan, dijaga dan dipertahankan kesinambungannya agar masyarakat Indonesia khususnya di Nabire semakin mencintai kesehatan demi terwujudnya kemandirian dalam memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan pribadi, keluarga maupun masyarakat.  Rangkaian kegiatan yang dilaksanakan pengobatan kesehatan massal  baik di tingkat  distrik  maupun  kampung  hendaknya lebih banyak melibatkan peran serta masyarakat  dunia usaha dan seluruh komponen yang ada untuk saling bersinergi dalam pembangunan kesehatan guna  mewujudkan masyarakat yang Sehat, Mandiri dan Berkeadilan. “Marilah kita terus membangun di bidang kesehatan  yang kita harapkan  dengan mencintai kesehatan sebagai bagian dari kehidupan kita yang perlu dipelihara, dijaga dan ditingkatkan,” ungkapnya. (modes)