NABIRE - Badan Pusat Statistik (BPS), Kamis (13/6/2024) mengadakan pelatihan survei neraca pengeluaran, tujuan yakni biar petugas memahami konsep yang diharapkan oleh BPS pusat.


Fatimah Fajari Yuliasri sebagai Statistik Ahli Pertama atau staf Nerwelis, menyampaikan, konsep definisi berarti menyampaikan kembali, bahwa BPS pusat berharap sama, antara dari pusat sampai level terkecil yang menyampaikan wawancara atau penyamaan persepsi.


Dan sekaligus melatih para petugas, biar proses wawancaranya sesuai atau lancar dan lebih mengerti, dan seharusnya wawancara yang baik seperti apa.


Ia juga sampaikan, pelatihan ini juga dengan zoom, untuk pelatihan yang pertama yakni hybrid adalah merupakan pendekatan pembelajaran yang bersifat sistematis, yang menghubungkan beberapa pendekatan atau metode.


"Pelatihan zoom dilakukan sampai dua hari dari tanggal 11 sampai 12 Juni, dalam pelatihan tersebut, yang dilibatkan adalah mitra-mitra BPS yang sudah mendaftar," katanya.


Fatimah menjelaskan, instruktur daerahnya dari tim neraca, peserta dari zoom dan offline ada sembilan peserta. Pelatihan ini digabungkan menjadi lima jenis survei, namun ada petugas, walaupun turun satu survei tapi tetap ikut satu pelatihan.


Lanjutnya, di bidang neraca sendiri ada dua jenis, yang pertama neraca produksi dan neraca pengeluaran, untuk produksinya sendiri sudah berjalan di bulan yang lalu untuk pelatihannya dan untuk yang pengeluarannya baru saat ini.


Fatimah menambahkan, untuk unit samplenya itu sendiri ada beberapa macam, ada yang ke perusahaan, dan ada yang ke dinas-dinas juga. "Hasil pelatihan, yakni untuk menghasilkan data Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) baik level kabupaten, level provinsi maupun nasional," pungkasnya.(sam)