Data Dukcapil Jantung Aktifitas Masyarakat, 'Jangan' Tiba Butuh Baru Ingat!
NABIRE – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd secara tegas mengatakan, data Dukcapil merupakan jantung bagi aktifitas masyarakat, sehingga jangan sampai ada kebutuhan barulah masyarakat ingat dan datang ke Kantor Dukcapil.

NABIRE – Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Nabire, Yulianus Pasang, S.Pd.,M.Pd secara tegas mengatakan, data Dukcapil merupakan jantung bagi aktifitas masyarakat, sehingga jangan sampai ada kebutuhan barulah masyarakat ingat dan datang ke Kantor Dukcapil.
Tetapi, masyarakat diingatkan untuk lebih jauh hari sudah datang dan membuat data Dukcapil, karena hal itu merupakan jantung manusia yang tidak bisa diwakilkan dalam kebutuhan masyarakat, sebab data Dukcapil akan digunakan oleh masyarakat untuk mendapatkan bantuan maupun berpergian, ke rumah sakit maupun kebutuhan anak sekolah.
Untuk itu, masyarakat yang hingga saat ini belum memiliki data Dukcapil diimbau agar tidak lagi malas tau dengan data Dukcapil, apalagi ini jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang tentunya data Dukcapil menjadi penentu dalam memberikan hak suara pada 27 November 2024 saat berada di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Kepala Dinas Dukcapil Nabire Yulianus Pasang kepada Papuapos Nabire akhir pekan lalu menambahkan, kepengurusan data Dukcapil bagi setiap warga negara itu dilakukan semenjak anak–anak dilahirkan yang dimulai dari akte kelahiran dan tercatat dalam Kartu Keluarga (KK) di masing–masing keluarga.
Untuk itu diingatkan kepada masyarakat, 'jangan' sampai tiba kebutuhan, barulah tiba atau ke kantor Dukcapil mengurus data Dukcapil, lebih baik kita mengurusnya jauh–jauh hari, karena data Dukcapil merupakan jantung manusia, sehingga masyarakat tidak harus menunggu ada kebutuhan baru urus data Dukcapil.
Karena dalam pelayanan data Dukcapil diberikan secara gratis kepada masyarakat, yang penting tidak menggunakan pihak ketiga dalam kepengurusan dan harus antrian di loket yang tersedia. Sebab petugas atau pegawai kantor Dukcapil diingatkan untuk melayani dengan hati tanpa adanya pungutan biaya dalam bentuk apapun.(des)
Bagikan artikel ini



