NABIRE - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Nabire mencatatkan berbagai pencapaian di bidang pengendalian penduduk sepanjang tahun 2024. Program-program dan kolaborasi yang dijalankan berhasil memberikan dampak positif bagi masyarakat Nabire.

Kepala Dinas PPKB Nabire, Agustinus Pigome, diwakili Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Yulianus Kayame mengatakan, salah satu pencapaian dinas PPKB adalah meningkatnya akses masyarakat terhadap layanan Keluarga Berencana (KB).

"Melalui kegiatan sosialisasi dan penyuluhan, kesadaran masyarakat akan pentingnya KB semakin meningkat,” kata Yulianus Kayame saat ditemui Papuapos Nabire di ruang kerjanya, Senin (10/02/2025).

Dinas PPKB juga terus mengupayakan penguatan program KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP). Program ini dinilai efektif dalam menekan laju pertumbuhan penduduk. Selain itu, MKJP juga memberikan manfaat kesehatan yang lebih besar bagi penggunanya.

Yulianus mengatakan, peran kader KB di tingkat kampung dan kelurahan juga dioptimalkan. Mereka menjadi ujung tombak dalam memberikan informasi dan pelayanan KB kepada masyarakat. Dinas PPKB secara rutin memberikan pelatihan dan pembinaan kepada para kader KB agar mereka semakin kompeten dalam menjalankan tugasnya.

Melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan penyuluhan, dinas PPKB berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya keluarga berencana. Masyarakat semakin memahami bahwa keluarga berencana bukan hanya tentang menunda atau mencegah kehamilan, tetapi juga tentang meningkatkan kualitas hidup keluarga.

Ia menambahkan, keberhasilan dinas PPKB dalam mencapai berbagai targetnya tidak lepas dari kemitraan yang kuat dengan berbagai pihak, baik pemerintah daerah, organisasi masyarakat, maupun sektor swasta. Sinergi yang baik antar berbagai pihak menjadi kunci keberhasilan program-program pengendalian penduduk di Nabire.

Dinas PPKB terus berupaya melakukan inovasi dalam pelayanan KB. Salah satu inovasi yang telah dilakukan adalah penggunaan teknologi informasi dalam pendaftaran dan pelayanan KB. Hal ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan KB.

Peningkatan kapasitas SDM di Dinas PPKB juga menjadi fokus perhatian. Berbagai pelatihan dan workshop diselenggarakan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para petugas dalam memberikan pelayanan KB yang berkualitas.

Dinas PPKB secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap program-program yang telah dilaksanakan. Hal ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas program dan mengidentifikasi kendala-kendala yang mungkin dihadapi.

Keberhasilan dinas PPKB juga didukung oleh perencanaan program yang matang. “Setiap program yang akan dilaksanakan selalu melalui proses perencanaan yang melibatkan berbagai pihak terkait,” tutupnya.(sam)