Dinsos Usulkan Pembuatan Balai Rehabilitasi ODGJ
NABIRE - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire, mengusulkan pembuatan balai rehabilitasi untuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Lantaran dalam penanganan ODGJ di Kabupaten Nabire belum maksimal, dikarenakan belum adanya balai rehabilitasi yang menampung.

NABIRE - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Nabire, mengusulkan pembuatan balai rehabilitasi untuk penanganan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Lantaran dalam penanganan ODGJ di Kabupaten Nabire belum maksimal, dikarenakan belum adanya balai rehabilitasi yang menampung.
Kepala Dinsos Nabire, Yus Baminggen, S.Sos.,M.Si, mengatakan, sudah mengusulkan permintaan pembuatan balai pada pemerintah daerah, namun dikarenakan terbatasnya Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD), dan tahun ini sudah menyerahkan ke Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah terkait program, serta masterplain dari Dinas Sosial Kabupaten Nabire.
“Saat ini kita baru usulkan ke Dinas Sosial Provinsi Papua Tengah, untuk dibuatkan balai rehabilitasi, nantinya ada tim baik itu dari kesehatan, ke rohaniawan dan tim-tim lainnya," kata Yus Baminggen, usai ditemui di ruang kerjanya, Selasa (11/6/2024).
Lanjut dia, dari Dinas Kesehatan (Dinkes) juga menangani kesehatan ODGJ, terkait buta aksara bisa ditangani Dinas Pendidikan Nabire dan terkait penyebab ODGJ ini kita bisa libatkan instansi lainnya.
Yus Baminggen berharap, dengan adanya Balai Rehabilitasi untuk menampung ODJG itu kedepan, Dinsos Provinsi Papua Tengah buat balai dan dihibahkan ke Dinsos Kabupten Nabire untuk mengelola.
"Tidak adanya rumah singgah maupun balai, menjadi kendala utama dalam penanganan ODGJ di Kabupaten Nabire," pungkasnya.(sam)
Bagikan artikel ini



