NABIRE - Untuk pemerataan pembangunan di Papua, Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Nabire berusaha agar masyarakat Papua mempunyai tempat tinggal. Disnaker membangkitkan kembali agar ada pemerataan pembangunan terutama transmigrasi lokal, dikhususkan untuk Orang Asli Papua (OAP).


Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Marselinus Rae, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (30/5/2024) mengatakan, perencanaan pembukaan transmigrasi masyarakat lokal di tahun 2025, transmigrasi lokal merupakan perpindahan penduduk yang dilakukan oleh seseorang dalam satu lingkup provinsi atau wilayah.


Selanjutnya dengan adanya transmigrasi lokal, maka pemerintah daerah, baik Pemprov maupun kabupaten bisa melakukan sinergitas pembangunan dalam rangka meningkatkan, kesejahteraan bagi masyarakatnya.


Marselinus mengharapkan, transmigrasi lokal khusus OAP ini akan dibuka di 15 distrik, dan mengutamakan distrik yang terpencil yakni, Distrik Menou, Dipa, Uwapa, Yaur, Yaro, Makimi, Napan dan Distrik Wapoga.


Lanjutnya, dari transmigrasi lokal ini, untuk memenuhi persyaratannya seperti, mempunyai sertifikat sendiri, Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang menjadi syarat utama. "Ada beberapa distrik yang sudah menyetujui dengan adanya transmigrasi lokal," ucapnya.


Program transmigrasi lokal Kabupaten Nabire Provinsi Papua Tengah, membuat terobosan baru terkait pemerataan penduduk, meningkatkan ekonomi masyarakat, pengembangan pusat kota atau menciptakan permukiman baru, sehingga menghasilkan pusat kota yang baru. "Kita sudah membangun kerjasama kepala dinas kabupaten dan kepala dinas provinsi," pungkasnya.(sam)