NABIRE - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Nabire, Sabtu lalu (11/05/2024) bekerja sama dengan Pos Lanal, Angkatan Laut meninjau lokasi hutan Mangrove di beberapa titik.


Kegiatan tersebut disertakan oleh Komandan Lanal Nabire Letkol laut (P) Pius Herdasa Krisna Murti, S.T.,M.T.,CBEI,CACA.,CRMP., CHRMP, didampingi Pgs Pasop dan Pasintel Lanal Nabire bersama dengan Arfan Nathan Palumpun, Kepala DLH, langsung ke lapangan.


Tujuan dari peninjauan itu, dalam rangka mengecek lokasi hutan mangrove yang direncanakan dalam tahun ini dinas terkait melaksanakan reboisasi di setiap titik untuk melestarikan hutan mangrove kembali hijau seperti awalnya.


Dikatakan Arfan Nathan, saat ditemui Papuapos Nabire, Hutan Mangrove yang sangat luas yang tersebar di beberapa tempat, yaitu di distrik bagian barat kemarin bersama teman-teman dari Lanal turun ke lokasi untuk secara langsung melihat kondisi hutan dimaksud, yang dimiliki Kabupaten Nabire itu memang benar-benar ada dan sudah ada beberapa tempat juga yang rusak, diantaranya karena penebangan dan akibat dari banjir.


Lanjutnya, kemudian ada juga daerah-daerah yang sudah memang dulunya kota mangrove itu tumbuh subur dan sekarang ada yang rusak kembali.
Selain itu, tujuan dari memantau secara langsung ini untuk mendapatkan dampak dari sisi ekonomi masyarakat, misalnya membantu mereka punya pendapatan jadi pembibitan.


"Ini kami serahkan kepada masyarakat, maka nanti penanaman kami melibatkan pihak-pihak terkait untuk membantu dalam menanam sekaligus perawat untuk  bisa menjadi objek wisata bagi teman-teman dan masyarakat," ujarnya.


Selain itu, dengan Dinas Pariwisata mungkin nanti bisa bekerja sama membuat Wisata Mangrove, bahkan bukan dengan itu saja akan dibuat wisata bahari ke depannya.
"Untuk itu kami meminta dukungan masyarakat kedepan hutan mangrove bisa menjadi salah satu tempat destinasi wisata, bukan hanya untuk menjaga lingkungan kita saja," katanya.(rob)