NABIRE - Halal Bi halal dan pengukuhan, Pimpinan Daerah Muhamadiyah (PDM) dan Pimpinan Daerah Aisyiyah (PDA) Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah, bertempat SMA Muhamadiyah, Jalan Panti Asuhan, Bumi Wonorejo, Nabire, Kamis (9/5/2024).


Ketua PDM Waluyo, S.Pd mengharapkan, pada semua yang sudah dikukuhkan hari ini, untuk bekerjasama dan kolaborasi untuk mengerjakan, kerja-kerja dakwah melalui Muhamadiyah, amanah yang kita emban ini kita junjung tinggi dengan sebaik-baiknya, dan tanggung jawab dengan sebenar-benarnya.


Selanjutnya, Wakil Bupati Nabire Ismail Djamaluddin, mengatakan dirinya lahir dan besar dari keluarga Nahdliyin dan anak-anaknya hampir semua berpendidikan, bersekolah di Muhamadiyah. "InsyaAllah Muhamadiyah dan organisasi Islam lainnya yang ada di Kabupaten Nabire, tetap bersinergi untuk bahu membahu, bagaimana kita membawa nama Islam," ujarnya.


Islam itu adalah agama untuk seluruh umat, seluruh alam, bapak Ibu hari ini harus mulai bekerja, pengukuhan mungkin dilaksanakan secara biasa saja, bekerjanya ini yang luar biasa untuk menjaga nama baik.


Djamaluddin juga menyampaikan, bahwa Muhamadiyah juga ikut berkontribusi, ikut andil dalam membesarkan pembangunan di kota Nabire, baik di bidang kesehatan, bidang pendidikan dan bidang pemberdayaan perempuan. Pemerintah daerah mengucapkan terimakasih.


"PDA juga banyak berkontribusi, gerakan-gerakan Aisyiyah luar biasa dalam program masyarakat dalam bidang pemberdayaan perempuan dengan kepengurusan yang baru ini. Hal yang baik yang sudah dilakukan kalau bisa dipertahankan," ujar Ismail Djamaluddin.


Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Papua, K.H Subhan Hafid, MA.SSA.Lc mengatakan yang pertama wajib kita takutkan, ketika beraktivitas pertama memuji Allah SWT, jadi memuji Allah SWT ibadah yang luar biasa, bisa diucapkan secara simpel, karena sesungguhnya yang dicintai oleh Allah, tetap mengagung-agungkan dan memuji Allah.
"Pertama kali melakukan aktivitas, pertama harus mengingat Allah, dan kedua perbanyak baca sholawat," ucapnya.


Ketua PDA Sukarti, S.Pd.I, M.Pd menyampaikan, masa bakti Aisyiyah tahun 2022 sampai 2027 akan menyusun program kerja yang akan laksanakan dalam waktu 5 tahun kedepan, setelah hasil Musda tahun bulan Juli 2023 lalu, dan hari ini akan melaksanakan yang telah menyususun dalam program kerja.


"Program yang kami laksanakan terutama untuk majelis pendidikan, majelis sosial, dan membantu bencana alam seperti tahun-tahun lalu," pungkasnya.(sam)