NABIRE – Hari Rabu (15/2) yang bertepatan dengan hari ‘H’ pencoblosan Pilkada Serentak Kabupaten Intan Jaya, airlines libur terbang ke Bandara Sugapa. Menurut informasi, libur terbang airlines ke Sugapa hanya berlaku satu hari saja yakni di hari ‘H’ pencoblosan. Airlines akan kembali beroperasi seperti biasanya mulai Kamis (16/2) hari ini. Saat dikonfirmasi, Kabandara Sugapa, Martoyo, membenarkan soal liburnya airlines terbang ke Sugapa pada hari ‘H’ Pilkada Intan Jaya. Kata dia, hal ini berkaitan dengan pelaksanaan pemungutan suara di Kabupaten Intan Jaya. “Ada informasi dari petugas Bandara Sugapa yang minta ijin untuk penerbangan operasional biasa kita sampaikan ke airlines kita liburkan. Karena kemarin ada beberapa airlines yang menginformasikan mereka ada kekhawatiran untuk beroperasi,” ujarnya. Ditegaskan Kabandara Sugapa, Martoyo, secara operasional pihaknya tidak menutup Bandara Sugapa. Tetapi jika pihak airlines itu ada kekhawatiran, pihaknya kembalikan ke arilines akan terbang atau tidak. “Ada juga masukan dari petugas di Bandara Sugapa untuk mohon ijin supaya pihak keamanan fokus untuk pengamanan Pilkada supaya tidak pengamanan di Bandara, mohon ijin untuk operasional yang biasa kita liburkan dulu dan besok akan normal kembali,” ujarnya. Ditegaskan kembali, tidak adanya penerbangan ke Sugapa pada hari ‘H’ Pilkada itu bukan karena pihaknya menutup Bandara. Kabandara Martoyo mencontohkan pengalaman sebelumnya, pada tanggal 1 Desember lalu juga ada kekhawatiran dari airlines untuk melakukan operasional penerbangan ke Bandara Sugapa. Jika pada waktu tertentu ada kekhawatiran dari airlines untuk beroperasi, hal ini dikembalikan kepada airlines masing-masing apakah akan terbang atau tidak. “Kecuali dalam kondisi seperti ada faktor ketidakamanan di Bandara, saya lapor ke pusat. Nanti dari pusat akan ada petunjuk lebih lanjut yang akan kita laksanakan. Soal Bandara sebenarnya tidak ada masalah, tapi yang ditakutkan jangan sampai imbasnya nanti meluas sampai ke Bandara itu yang perlu diantisipasi,” tambahnya. Dirinya menambahkan, pada hari ‘H’ Pilkada ada permintaan dari pihak aparat keamanan untuk dilayani penerbangan helikopter. Atas permintaan itu, kata Martoyo, dirinya langsung menyampaikan kepada pihak airlines untuk bisa melayani penerbangan jika ada kebutuhan urgen.“Intinya kami tidak menutup Bandara Sugapa, tapi ini terkait dengan pengamanan Pilkada dimana ada beberapa airlines yang tidak beroperasi. Helikopter tadi jadi terbang ke Sugapa melayani permintaan dari pihak aparat di sana terkait dengan mensukseskan Pilkada Intan Jaya,” ujarnya. (ros)