In Memorial, Frans Bobii dari Rumah Duka Hingga Peristirahatan Terakhir di Tibar
NABIRE – Dewan kehormatan pada Harian Pagi Papuapos Nabire, Frans Bida Bobii, S.AP dan jabatan terakhir dalam Pemerintahan Kabupaten D
Bagikan
NABIRE – Dewan kehormatan pada Harian Pagi Papuapos Nabire, Frans Bida Bobii, S.AP dan jabatan terakhir dalam Pemerintahan Kabupaten Deiyai selaku Kepala Distrik Tigi Barat (Tibar) Kabupaten Deiyai telah meninggalkan kita semua di dunia ini. Beliau dikabarkan menghembuskan nafas terakhir pada hari Jumat (17/11/2017) di RSUD Siriwini Kabupaten Nabire.Pengakuan keluarga dekat saat disemayamkan di rumah duka Karang Tumaritis (Kartum), almarhum meninggal akibat TB Paru-paru dan sakitnya sudah lama, namun tak urus untuk pengobatan karena tugas dan urus partai di Jakarta untuk Pilkada periode besok di Deiyai.Pantauan media ini langsung di rumah duka ketika pelepasan jenasah menuju Tibar Kabupaten Deiyei oleh warga masayrakat Tigi Deiyai, keluarga, kenalan, para supir dan kerabat yang datang penuh sesak. Ada sekelompok anak muda Kartum saat melepas jenasah, menyebut nama almarhum.“Nanti kita makan dimana dan kami tidur? Sambil mencucurkan air mata seketika ayah mereka hilang. Mengapa engkau hilang, katanya Bupati periode besok di Kabupaten Deiyai ini,” terang perwakilan kerabatnya kemarin. Rupannya sosok Frans Bobii baik dimata ibu-ibu di Tigi dan di Kartum. Sebagai keluarga dekat, air mata mereka tak bisa dibendung. Ratusan mobil dan satu ambulance pakir di tempat/rumah duka Kartum. Karangan bunga ucapan turut berduka cita, termasuk warga Tibar yang ada di Nabire. Warga Deiyai kerabat keluarga dekat selanjutnya menuju kabupaten Deiyai. Dari catatan awak media ini, almarhum Frans Bobii awalnya hidup sederhana. Seorang jurnalis selalu berpihak kepada masyarakat kecil dan sosok idealis yang berjuang dengan keras, berjiwa besar membangun daerah terpencil bersama masyarakat. Berbagai tanggapan kritikan pedas dalam opini juga artikel, termasuk hal–hal mendidik masyarakat melalui goresan tulisannya. Dengan keberaniannya Frans Bida Bobii bergabung dengan Pemerintah Kabupaten Deiyai sebelum ditetapkan sebagai kabupaten pemekaran baru/otonom baru. Didalam pemerintah Deiyei, Kakak Frans (panggilan akrabnya) Dipromosi sebagai Kepala Distrik Tigi Barat hingga dua periode. Almarhum cukup dikenal warga masyarakat Tibar, termasuk Kabupaten Deiyai.Selain aktif di pemerintah, beliau selaku wartawan senior pernah menjadi kontributor beberapa media di Papua. Kadistrik berjiwa membangun ini akhir meninggalkan kita lantaran sakit. Selamat jalan kawan, saudara, kakak, orang tua dan tokoh pemuda yang berjiwa sosial ini, semoga karyamu tak akan putus sampai disini.(don)
Bagikan artikel ini



