NABIRE - Debat ketiga Pasangan Calon (Paslon) Calon Bupati (Cabup) dan Calon Wakil Bupati (Cawabup) Kabupaten Nabire periode 2024-2029 yang berlangsung di Aula Radio Republik Indonesia (RRI) Nabire Provinsi Papua Tengah, beberapa hari lalu.

Dalam debat tersebut, Mesak Magai mengatakan, Kabupaten Nabire dalam rangka pemberdayaan masyarakat telah melakukan intervensi terhadap pengelolaan dana kampung, yaitu intervensi terhadap kampung untuk masalah Bumdes di tingkat kampung.

Kemudian yang kedua, melalui instansi terkait juga akan memberdayakan anak-anak asli dan muda daerah untuk membuka perbengkelan.

"Sehingga selama ini selalu saya tinjau dimana pembegalan itu dibuka oleh anak-anak asli Papua di Nabire, yang ketiga adalah gebrakan fakta yang kami lakukan adalah di tahun 2020 Mama-mama Papua di Nabire selalu jual kerajinan tangan itu di sepanjang jalan besar," ujarnya.

Tetapi, lanjut Mesak Magai, melalui kebijakan pemerintah yang dipimpinnya, membangun Pasar Sayang Mama Papua untuk mereka bisa beraktifitas di pasar tersebut, sehingga kerajinan tangan, anyaman noken dan sebagainya, hari ini sudah terakomodir.

Dirinya menambahkan, gebrakan juga melalui instansi-instansi terkait, yaitu Dinas Koperasi, Dinas Perindustrian dan Dinas Perdagangan. "Kita juga upaya untuk memberdayakan masyarakat kita dengan memberikan bantuan untuk tempat jual pinang sepanjang jalan dan dilihat masyarakat atau calon pembeli," ujarnya.

"Mendantang, saya katakan bahwa tidak pernah berdayakan masyarakat tetapi faktanya bahwa, sepanjang jalan itu ada berapa kontainer yang kami siapkan untuk berdayakan masyarakat kita hari ini," tegas Mesak.

"Saya sedang mencoba di Kabupaten Nabire melalui ada beberapa koperasi dengan memberikan pembantuan modal kepada koperasi untuk produksi masyarakat lokal, terutama adalah produksi padi atau beras," imbuhnya.

Kemudian yang kedua adalah produksi ternak ayam potong, sehingga jangan dia tahan lama di tempat produksi, langsung diserap oleh koperasi, kemudian dipasarkan oleh koperasi dalam rangka berdayakan masyarakat di Kabupaten Nabire.

"Konkret yang kami lakukan untuk berdayakan masyarakat kita di Kabupaten Nabire, tetapi langkah untuk ke depan program kedepan Nabire ini saya sudah terpikir jauh untuk menata Nabire, baik pertanyaan anak muda dan semua masyarakat Kabupaten Nabire," tutupnya.(joseph/rob)