JAKARTA – Paslon nomor urut 1 pada Pilkada Gubernur Papua Tengah, John Wempi Wetipo (JWW) dan Agustinus Anggaibak menyatakan akan membangun sarana komunikasi yang lebih baik. Selain itu, pihaknya juga akan melakukan pemetaan di delapan kabupaten, baik di daerah yang memiliki akses komunikasi yang lebih baik maupun di daerah dengan akses komunikasi yang tidak baik. Karena akses komunikasi ini juga akan menghambat pertumbuhan pelayanan publik yang dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten dan kota sendiri.

Demikian dikatakan JWW saat debat kandidat kedua, menjawab pertanyaan terkait kondisi geografis yang luas sekaligus rawan konflik di Papua Tengah membutuhkan sarana transportasi publik yang aman serta layanan informasi dan komunikasi yang mendekatkan wilayah yang satu dengan wilayah lainnya.

“DOB ini lahir di tanggal 22 November 2024 ini genap berusia 2 tahun. Harapan kita, siapun yang terpilih menjadi gubernur pertama bagaimana membangun akses yang lebih baik supaya pelayanan publik bisa berjalan dengan baik,” ujarnya.

Dirinya mengakui, di Provinsi Papua Tengah ada delapan kabupaten. Daerah yang sampai hari ini sulit dijangkau itu ada dua, yaknni Kabupaten Puncak dan Kabupaten Intan Jaya. Sulit diakses karena untuk ke kedua daerah itu tidak ada akses jalan darat.

Hal ini, kata JWW, yang membuat akses komunikasi juga sangat susah. Padahal proses pemerintahan itu bisa jalan dengan baik, bisa lebih efektif jika infrastruktur telekomunikasinya bisa terbangun dengan baik.

“Karena ini hak-hak rakyat yang memang harus dipenuhi oleh pemerintah,” ujarnya.

Dituturkan, selama ini jika konflik terjadi, mungkin penanganan dari aparat penegak hukum juga terlambat dilakukan karena komunikasi juga sangat sulit. (ros/feb)