NABIRE - Melalui kewirausahaan Otonomi Khusus (Otsus) 2024, Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi (Disnaker) dan ESDM Provinsi Papua Tengah secara resmi menutup pelatihan menjahit dan menyerahkan peralatan pasca pelatihan program pemberdayaan bagi Orang Asli Papua (OAP), yang bertempat di Aula BLKK Yayasan Pesat Nabire, pada Sabtu (21/12/2024) pukul 09:00 WIT.

Pelatihan tersebut berjalan selama satu minggu dengan jumlah 40 peserta.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Transmigrasi diwakili Jimmy N. Sambo, SE, selaku Kepala Bidang (Kabid) Tenaga Kerja secara resmi menutup kegiatan tersebut, serta menyerahkan peralatan menjahit untuk seluruh peserta.

Dirinya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh peserta, kepala dinas tidak bisa hadir dalam kegiatan ini karena saat ini sedang melakukan perjalanan dinas ke luar kota.

Jimmy berharap, ilmu dan peralatan yang diberikan kepada para peserta dapat digunakan dengan baik, dikembangkan dan bisa bermanfaat di kemudian hari.

Kegiatan ini bertujuan untuk dapat membuka lowongan pekerjaan kewirausahaan kedepannya, terutama untuk OAP. Tak lupa ia berterima kasih kepada istruktur yang berasal dari Kota Sorong, Papua Barat Daya, yang sudah menerima kerjasama dan juga kepada seluruh panitia yang tiada hentinya, siang malam mendampingi para peserta hingga selesainya kegiatan dengan baik.

"Jika mungkin ada kesalahan dari peserta dan panitia yang disengaja maupun tidak disengaja, kami mohon maaf," ujar Jimmy.

Selain itu, adapun pesan dan kesan disampaikan oleh salah satu peserta, dirinya mengatakan sangat suka dengan konsep kegiatan menjahit ini serta kekompakan semua peserta, panitia, bapak dan ibu, yang telah membimbing dalam kegiatan ini.

"Kami berharap agar kegiatan seperti ini harus terus diselenggarakan, kami akan selalu mengingat ilmu yang sudah diberikan kepada kami, karena pintar saja tidak cukup, harus jadi bermanfaat bagi banyak orang kedepannya," ujarnya dengan penuh syukur.(joseph)