NABIRE - Kegiatan Training of Facilitators Teaching for Transformation bagi guru–guru Kristen yang ada di Kabupaten Mimika, Puncak Jaya, Puncak dan Kabupaten Intan Jaya, resmi ditutup Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Tengah, Nurhaidah Nawipa, SE, diwakili Kepala Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Akademi Komunitas, Freddy Edoway, SE.,MDP, Minggu (6/7/25) di Hotel Grand Tembaga Timika, Mimika.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang dibacakan Freddy Edoway mengatakan, kegiatan ini telah menghadirkan 21 guru dari 4 kabupaten dan masing-masing kabupaten dapat mengutus 5 peserta yang merupakan guru Agama Kristen.

Semoga dengan keterlibatan guru yang berasal dari lintas daerah tidak hanya menunjukan keberagaman, tetapi juga mempertegas semangat koletif untuk membangun pendidikan Kristen yang kokoh, inklusif dan relevan dengan konteks Papua Tengah.

Dalam konteks Papua Tengah yang kaya akan keragaman budaya, sosial dan geografis, nilai –nilai kekristenan seperti kasih, kejujuran, pengampunan, keadilan dan pengharapan menjadi sangat relevan, nilai-nilai ini harus terintenalisasi dalam proses belajar mengajar dan menjadi roh dalam kehidupan sekolah.

Untuk itu, nilai kasih yang merupakan inti dari ajaran Kristus dapat diwujudkan dalam bentuk inklusivitas di kelas, perhatian terhadap peserta didik yang kebutuhan khusus dan kesediaan untuk mendampingi siswa dari latar belakang yang tertinggal.

Demikian pula dengan nilai pengampunan dan kerendahan hati harus menjadi bagian integral dalam proses Pendidikan. Apabila terjadi kesalahan di kelas, guru Kristen tidak hanya memberi sangsi, tetapi harus membimbing siswa untuk bertanggung jawab dan bertobat.

Pelatihan yang berlansung selama 3 hari ini telah memberikan dan membekali para guru pemahaman ‘pedagogis’ dan spiritual yang mendalam, namun perjalanan kita belum selesai, justru setelah pelatihan ini tantangan sebenarnya dimulai. Bagaimana menginplementasikan setiap nilai, strategis dan metode yang telah dipelajari ke dalam konteks di kelas dan sekolah.

“Semoga pelatihan ini menjadi benih kebaikan dan pembaharuan Pendidikan Kristen di tanah Papua Tengah dan dari pelatihan ini juga membawa terang dan perubahan yang bermakna bagi dunia pendidikan secara khusus di 8 kabupaten yang ada di wilayah Papua Tengah,” tandasnya.(des)