NABIRE.- Bertempat di Aula Maranatha Malompo, Sabtu (17/01) Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN) merayakan Tutup Buka Tahun 2014 – 2015.   Turut hadir dalam perayaan Tutup Buka Tahun 2014 – 2015 Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN), Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos., Dandim 1705/Paniai, Letkol Inf. Franz Yohanes Purba., Ketua DPRD Kabupaten Nabire, Marthen Douw, SE., Ketua KKBN, A.H.Sihombing, S.Pd., Penasehat KKBN, K. Silalahi., Ketua Panitia Natal dan Tutup Buka Tahun KKBN Tahun 2014 – 2015, AKP. Mardi Marpaung, S.Sos., Para Kepala Suku dari luar Suku Batak, serta anggota Kerukunan Keluarga Batak Nabire yang terdiri dari 27 Toga (rumpun). Dimana, Perayaan Tutup Buka Tahun 2014 – 2015 KKBN diawali dengan Ibadah Bersama, yag di pimpin oleh Pdt. Rajagukguk dan Pdt. K.Sitinjak Waibusi, S.Th. Perayaan Tutup Buka Tahun 2014 – 2015 Kerukunan Keluarga Batak Nabire (KKBN) di bawah sorotan tema, “Mendengarkan dan Melakukan Firman Tuhan Sebagai Sumber Berkat Dalam Keluarga” (Yohanes 2 : 5) membawa sebuah pesan dan harapan kepada semua umat manusia, terutama Suku Batak yang ada di Nabire untuk bisa melakukan apa yang di perintahkan oleh Tuhan dengan melakukan apa yang tertera dalam firman Tuhan, sehingga membawa berkat bagi semua umat manusia dan keluarga. Dalam sambutannya, Bupati Kabupaten Nabire, Isaias Douw, S.Sos mengatakan, Kerukunan atau Paguyuban adalah sebagai organisasi sosial kemasyarakatan yang di bentuk atas dasar kesamaan daerah asal, budaya, adat istiadat. Hal ini dimaksud untuk menjalin silaturahmi, saling bekerja sama dan saling mempererat persaudaraan sesama warga Suku Batak, kaum Pribumi maupun warga lain yang ada di perantauan. Kata Bupati, Kerukunan Keluarga Batak Nabire sampai saat ini masih menunjukkan kiprahnya dalam berbagai kegiatan, baik dalam keagamaan maupun seni dan budaya. Sebagai mitra pemerintah Kerukunan harus di bina dan di tumbuh kembangkan, sehingga dalam perkembangannya dapat memberikan kontribusi bagi pencapaian visi dan misi pembangunan Kabupaten Nabire. Lanjutnya, pergantian tahun merupakan hal yang biasa dan wajar dilakukan, karena sudah menjadi hukum alam yang telah di gariskan oleh Tuhan. Pada Tahun 2015, melalui Motto membara Kasih Kediri Masyarakat, Membangun Keberaneka ragaman, dedikasi, guna mewujudkan kemandirian masyarakat. Dirinya selaku Bupati Nabire mengajak, seluruh warga Batak yang ada di Nabire untuk berpartisipasi dalam setiap program pembangunan, sesuai dengan talenta yang telah Tuhan berikan. “mari kita memasuki Tahun 2015 dengan sikap optimis, penuh percaya diri, kita bekerja lebih baik lagi, serta mendukung program pemerintah dalam rangka mewujudkan masyarakat Nabire yang lebih berkeadilan, sejahtera, makmur dan mandiri,”ungkap, Bupati. Mendekati masa kepemimpinannya, yang akan berakhir beberapa bulan lagi, dirinya selaku Bupati Nabire, dirinya mengucapkan terima kasih atas segala bentuk dukungan, partisipasi dan kerjasama dari Kerukunan Keluarga Batak yang ada di Nabire. Tentunya, selama Dirinya memimpin Kabupaten Nabire masih terdapat kekurangan, biarlah semua itu menjadi penilaian masyarakat. dan apabila ada keberhasilan yang telah lakukan selama masa kepemimpinannya, bagi Bupati, hal itu merupakan hal yang wajar dan biasa. Karena, hal itu sudah menjadi tugas seorang pemimpin, yakni sebagai pelayan masyarakat. Bupati Nabire, Isaias Douw, S.Sos di akhir sambutannya mengatakan, pada tahun 2015 Kabupaten Nabire akan melaksanakan salah satu agenda penting, yakni Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Untuk itu, dirinya selaku Bupati menghimbau kepada segenap warga Kabupaten Nabire, terutama warga Kerukunan Keluarga Batak Nabire, agar bersama mensukseskan Pilkada Kabupaten Nabire, sehingga Pemilu Kada Kabupaten Nabire dapat berjalan dengan Aman, Berkualitas, Demokrasi, Jujur dan Adil. Dirinya selaku Bupati Nabire juga mengakui, bahwa selama dirinya menjabat sebagai Bupati Nabire, baru kali ini dirinya bisa hadir di tengah-tengah Kerukunan Keluarga Batak Nabire. “selama ini mungkin, baru kali ini saya bisa hadir bersama semua warga Batak yang ada di Nabire, jadi selama ini mungkin ada tutur kata atau bahasa yang kurang berkenan di hati bapak ibu, pada kesempatan ini juga saya minta maaf. dan kegiatan seperti ini (tutup buka tahun KKBN) dan Pemerintah atau Bupati belum pernah membantu, dan hari ini khusus untuk Kerukunan Batak Nabire, saya hanya bisa bantu sedikit sebesar lima puluh juta rupiah, jadi ini saya bantu sedikit untuk isi noken di keluarga besar suku Batak yang ada di Nabire, dan saya pesan kerukunan keluarga batak Nabire harus berkembang, sama seperti suku-suku lain yang ada di Nabire,” pungkasnya. (cad)