NABIRE - Kinerja atau Uang Lauk Pauk (ULP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire akan disesuaikan  kehadiran absen elektronik di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).Demikian ditegaskan Bupati Nabire Isaias Douw di sela-sela sidak mendadak di areal lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Nabire, Selasa (15/5) kemarin. Dikatakan Bupati Douw, pembayaran uang lauk pauk bagi Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemkab Nabire akan disesuaikan tingkat kehadiran dan disiplin pegawai dengan menggunakan atau pakai absen elektronik di masing-masing bagian, kantor, dinas dan badan hingga semua diberlakukan sesuai dengan intruksi pimpinan.Dan sekarang digunakan pakai absen elektronik pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah kehadiran disiplin pegawai sangat luar biasa dan ada peningkatan dapat diapresiasi oleh Bupati Dou ini salah satu contoh terbaik yang diberikan oleh Organisasi Perangkat Daerah lainnya, dapat mengikuti dan bisa tercemahkan kepada bawahannya, dengan cara yang baik dan benar.Di kesempatan itu juga, Bupati Douw, menyinggung terkait serangan bom yang telah terjadi terbakar tiga gereja di Surabaya yang dilakukan kejahatan tidak bersifat manusiawi oleh teroris."Kami pemerintah, masyarakat  di provinsi Papua dan khususnya pemerintah kabupaten Nabire dan masyarakat Nabire tolak kekerasan tersebut. Semua pihak kita jaga bersama semua lini agar supaya tidak terjadi di Papua, karena Papua adalah tanah damai diberkati oleh Tuhan sendiri," ucapnya.Diharapkan kepada pemerintah pusat jangan tunggu waktu bila ada terjadi sesuatu lalu bergerak, tetapi secepatnya segera disahkan Undang-Undang Terorisme itu,"Teroris ini musuh kita bersama bukan hanya sepihak saja sehingga segera undang-undang ditindaklanjuti agar supaya negara kita bisa terwujud aman, nyaman dan damai diantara sesama manusia yang ada di muka bumi ini,” pungkasnya. (modes)