NABIRE - Data Kecelakaan (Laka) Lalu Lintas (Lantas) di wilayah hukum Kepolisian Resor Nabire per tahun 2024 kemarin tercatat sebanyak 186 kasus. Dari jumlah itu, korban meninggal dunia sebanyak 52 jiwa, luka berat 64 dan luka ringan berjumlah 85 korban.

Memasuki Januari 2025 ini, sesuai data yang diterima awak media ini dari Satuan Lalu Lintas Polres Nabire menyebutkan per 21 Januari 2025 telah terjadi kasus Lakalantas sebenyak 17 kasus, dengan korban meninggal 6 jiwa.

Menanggapi hal tersebut, jajaran Polres Nabire melalui Satuan Lalu Lintas (Satlantas) saat ini gencar mensosialisasikan tentang tertib berlalu lintas guna meminimalisir meningkatnya kasus Laka, salah satunya dengan kegiatan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) Lalu Lintas, seperti lewat siaran RRI dan media lainnya, Selasa (21/01/2025) kemarin.

Kasat Lantas Polres Nabire, AKP Didit Permadi, S.T.K,S.I.K, didampingi oleh Kanit Kamsel, Aiptu Nanto dan Kaur Mintu, Aiptu Bachtiar, S.Sos, dalam keterangan ketika ditemui media ini kemarin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya tertib berlalu lintas dan disiplin dalam berkendara.

Sehingga dirinya mengimbau kepada masyarakat untuk selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan tidak mengoperasikan ponsel saat berkendara. "Saya menekankan pentingnya kelengkapan surat-surat dan kelengkapan kendaraan sesuai ketentuan yang berlaku,” Lanjut Kasat Lantas Polres Nabire.

Selain itu, melalui kegiatan Dikmas diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk berperan aktif sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan memberikan imbauan untuk tidak melakukan kegiatan balapan liar.

“Saya mengajak masyarakat untuk berkonsultasi terkait administrasi berkendara, melalui kegiatan ini Satlantas Polres Nabire berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas yang aman dan tertib,” tutup AKP Didit Permadi.(wan)