Laki-laki Cilacap dan 7 Presiden
NABIRE - Kemenangan pasangan Prabowo-Gibran yang telah diumumkan oleh 'Quick Count' lembaga survei, membuat hati Sang Karja lega.
NABIRE - Kemenangan pasangan Prabowo-Gibran yang telah diumumkan oleh 'Quick Count' lembaga survei, membuat hati Sang Karja lega.
Lelaki transmigran asal Cilacap itu tampaknya telah yakin dengan quick count 58% suara, tokoh idolanya kali ini akan dilantik. "Sudah dua kali Pilpres yang lalu saya memilih Prabowo, ini kali yang ketiga, besar harapan saya beliau kali ini akan terpilih," ujar Karja.
Kenapa Karja begitu setia mendukung Prabowo, menurutnya, karena dimatanya Prabowo adalah sosok militer yang gagah berani dan mencintai rakyatnya dia juga adalah sosok yang pantang menyerah. "Apalagi setelah berdamai dengan Jokowi dia menunjukkan tokoh yang pemaaf," Kata Karja.
Hari Rabu 14 Februari kemarin Karja seharian menyimak televisinya mengintip informasi apakah idolanya Prabowo menang atau kalah. Setelah quick count berakhir pada hari itu, raut muka si tunanetra itu mendadak cerah mendengar Prabowo mencapai 58% suara.
Warga SP2 Kalisemen itu tidak ragu-ragu lagi, untuk kali ini Prabowo akan dilantik walaupun perhitungan manual atau real count KPU masih menunggu waktu. "Sepertinya kok kali ini saya yakin waktunya sudah tiba Prabowo presiden," tambahnya.
Sang Karja menceritakan, kedatangan dirinya sebagai transmigran ke Nabire bertepatan dengan tahun 1982 sambil menunjuk atap rumah yang tanpa plafon. Ia mengatakan bahwa Presiden Soeharto memberikan rumah ini kepada saya dan 2 hektare tanah.
"Inilah kenang-kenangan saya dengan presiden Soeharto yang akan saya wariskan kepada anak dan putu (cucu) saya," imbuhnya.
Karja lahir tahun 1956. Pada saat kecil dia sering mendengar pidato Soekarno di radio transistor, dimatanya Soekarno adalah presiden yang gagah yang memproklamirkan Bangsa Indonesia. Menurut pendapatnya, Presiden Habibie adalah orang cerdas yang bisa membuat pesawat. Sedangkan Gus Dur adalah pembela kaum minoritas. SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) bisa mendamaikan masalah Aceh. Jokowi orang kecil yang menjadi presiden dan membangun banyak infrastruktur. "Semoga Prabowo bisa melanjutkan Jokowi," pungkasnya.
Sehari-harinya Sang Karja beroperasi sebagai tukang pijat kebugaran. Pelanggannya banyak yang merasa cocok dengan talenta urutnya. Dia tidak mengenakan tarif, berapapun yang dikasih tamunya dia terima hati yang lapang. "Aku kerja ya go ibadah nulung wong," ujar Karja dalam bahasa Cilacap.(Sam)
Bagikan artikel ini



