NABIRE - Perayaan syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Tillemans Keuskupan Timika dan pemberkatan gedung kantor Pengurus Sekolah Wilayah (PSW) YPPK Tillemans Nabire, berlangsung meriah. Perayaan yang dipusatkan di Kantor PSW YPPK Tillemans, Nabire, Kamis (22/08/24), bertemakan “Pendidikan Adalah Tungku Api Gereja” denan sub tema “Bergerak Bersama Menuju YPPK Tillemans Papua Yang Berkualitas Mandiri dan Misioner.” Peresmian dilakukan Bupati Nabire, Mesak Magai, diwakili Asisten Bidang Pembangunan Setda Nabire, Isaias Zonggonau.


Ketua Panitia HUT ke-50 YPPK, FX. Heri Purwanto, S.Pd dalam sambutannya mengatakan, YPPK adalah yayasan yang bergerak di bidang pendidikan dan berdiri sejak 22 Agustus 1974. Hari ini YPPK merayakan HUT ke-50 dan merupakan Pesta Emas.


Sejumlah kegiatan digelar untuk memeriahkan rangkaian HUT YPPK. Diantaranya perlombaan antar kelas di sekolah masing-masing, jalan santai bersama pelajar, guru, dan karyawan yang ada di bawah naungan YPPK di Nabire, di awali dengan misa syukur dan resepsi.


“Kegiatan-kegiatan bisa berjalan dengan baik atas dukungan dari berbagai pihak baik guru, dan siswa yang ada dibawah naungan YPPK. Yang hadir pada hari ini seluruh guru, karyawan, yang ada di lingkungan YPPK Tillemans Kabupaten Nabire. Mewakili seluruh panitia, kami mengucapkan terima kasih atas dukungan bapak ibu. Kami sadar masih banyak kekurangan dalam menyiapkan rangakaian kegiatan HUT ke-50 YPPK Tillemans ini," katanya.


Permohonan maaf juga disampaikan apabila ada yang kurang berkenan di hati bapak ibu serta tamu undangan atas penerimaan panitia pada hari ini.


"Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak ibu sekalian, dan selamat merayakan ulang tahun ke-50 YPPK Tillemans, semoga selalu sukses, dalam membangun generasi penerus di Tanah Papua, khususnya di Papua Tengah," pungkasnya.

Gedung Sebagai Wujud Nyata Komitmen

Anggota Badan Pengurus YPPK Tillemans Keuskupan Timika, Pastor Y. Sudriyanto, S. J. dalam sambutannya menuturkan, gedung ini tidak hanya berdiri sebagai simbol fisik. Tetapi juga sebagai wujud nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan, terutama di wilayah Nabire dan sekitarnya.


Pihaknya juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam terwujudnya pembangunan gedung ini. Diantaranya, Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire yang telah memberikan sumbangan senilai 600 juta rupiah, Pemkab Nabire dan Pemprov Papua Tengah masing-masing menyumbangkan 500 juta rupiah, dan Keuskupan Agung Jakarta yang telah memberikan sumbangan senilai 50 juta rupiah.


Kata dia, sumbangan ini menunjukkan betapa besar perhatian dan komitmen pemerintah terhadap peningkatan kualitas pendidikan di daerah ini. Tambahnya, 90% dana gedung ini berasal dari sumbangan, dan 10% dari  dana mandiri.


"Gedung ini adalah hasil gotong royong dan kerja keras bersama setiap rupiah yang disumbangkan membawa harapan dan impian untuk masa depan yang lebih baik," ucapnya.


Dengan adanya gedung PSW yang baru ini, pihaknya berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan pengurus dan management YPPK, kepada sekolah-sekolah dibawah naungan YPPK.


"Tim management dan pengurus bisa bekerja keras, dan lebih cerdas supaya unit-unit sekolah dibawahnya bisa merasakan manfaat yang lebih besar," katanya.


Dijelaskan, ada 6 unit sekolah yang saat ini berada di bawah pengelolaan PSW YPPK Tillemans Nabire. Diantaranya, 3 sekolah TK (TK YPPK Nurimanis, TK YPPK Santa Theresia, TK YPPK Santo Antonius), 1 sekolah SD (SD YPPK Santo Petrus), SMP YPPK Santo Antonius, SMA YPPK Adhi Luhur, SMK YPPK St. Joseph Calasanz.


Lanjutnya, Nabire menjadi pusat pendidikan yang vital di provinsi DOB karena menopang dari kabupaten-kabupaten sekitarnya. Sekolah YPPK diharapkan mampu memberikan kontribusi yang khas dalam meningkatkan kualitas SDM di Papua.


"Pendidikan tidak bisa dipisahkan dari berbagai aspek kehidupan lainnya, seperti ekonomi, kesehatan, keamanan, keutuhan keluarga dan kesadaran masyarakat," katanya.


Dirinya berharap agar kerjasama, baik secara internal YPPK maupun eksternal dengan pemerintah dan masyarakat dapat terus ditingkatkan. Dari kerjasama yang kuat akan dapat mengatasi tantangan yang ada dan mewujudkan visi untuk pendidikan yang lebih berkualitas.(edi)