Meriahnya Lomba Tujuh Belasan di Kampung Bumi Mulia RW 1
NABIRE - Lomba tujuh belasan (17-an) dalam rangka memperingati HUT RI ke- 79, telah dilakukan di RT 004/RW 001. Ada tujuh perlombaan yang diadakan, dan kurang lebih ada 160 peserta yang mengikuti lomba-lomba tersebut, berlokasi di Jalur 3 Kampung Bumi Mulia Distrik Wanggar, Jum’at lalu (16/08/2024).

NABIRE - Lomba tujuh belasan (17-an) dalam rangka memperingati HUT RI ke- 79, telah dilakukan di RT 004/RW 001. Ada tujuh perlombaan yang diadakan, dan kurang lebih ada 160 peserta yang mengikuti lomba-lomba tersebut, berlokasi di Jalur 3 Kampung Bumi Mulia Distrik Wanggar, Jum’at lalu (16/08/2024).
Selaku ketua panitia kegiatann 17-an, Aris Romadhona mengatakan, lomba yang dibuat oleh pemuda RW 1 ada tujuh lomba, diantaranya lari kelereng (anak-anak), lari karung (semua kategori), makan kerupuk (anak-anak, remaja dan bapak-bapak), estafet air (remaja dan ibu-ibu), masukan paku dalam botol (anak-anak), joget balon (ibu-ibu), gaple (bapak-bapak).
Lanjutnya, peserta yang mengikuti lomba 17-an mulai dari kategori anak-anak TK, SD kelas 6 kurang lebih 50 peserta, kategori remaja dan ibu-ibu kurang lebih 50 orang, dan untuk kategori bapak-bapak 60 orang, Jadi total peserta yang terlibat dalam lomba kurang lebih 160 orang.
Hadiah yang disiapkan oleh panitia berupa perlengkapan alat sekolah (bolpen, buku, pensil dll), ada juga hadiah hiburan berupa snack (makanan ringan) dan minuman, khusus kategori anak-anak.
Adapun hadiah kategori remaja, ibu-ibu dan bapak-bapak sama yaitu berupa Sembako (mie, susu sachet, masako, gula, kopi, teh, deterjen dan lainnya), alat dapur (teko perasan jeruk ditambah 4 gelas, gelas set kecil, gelas set isi 6), baju, topi dan pernak-pernik lainnya.
“Berdasarkn sumber hadiah ini disiapkan oleh panitia pemuda RW 1, dimana dana yang dipakai bersumber dari kas pemuda RW 1 dan juga dari hasil jimpitan jaga malam, dana tersebut diolah dengan baik oleh pemuda, dengan dibuatnya berbagai macam lomba di bulan Agustus," jelasnya.
Harapan dari berlangsungnya kegiatan ini, semakin kompak, jauh lebih solid, jangan sampai terpecah bela, selalu mencintai tanah air, karena dengan mencintai tanah air kita itu sudsh seperti kita menghormati jasa-jasa para pahlawan kita.
“Harapan kedepannya ingin membuat lomba yang bersifat edukasi/pendidikan dikhususkan untuk kategori anak-anak, dengan adanya lomba tersebut diharapkan bisa menumbuhkan rasa kecintaan terhadap tanah air,” pungkasnya.
Peserta lomba 17-an, Netti bersama rekan timnya dalam wawancara mengatakan, lomba yang diikuti estafet air tanpa persiapan dan latihan, sangat senang sebab bisa mendapatkan juara 1 dalam lomba, dan ingin tetap diadakan lomba seperti ini dan jika perlu ditambahkan lagi beberapa lomba.
Peserta lainnya, dikatakan Lilik Suryani dan rekannya yang mengikuti lomba goyang balon. Lilik bersama rekan tidak ada persiapan serta tidak ada latihan dalam mengikuti lomba 17-an tahun ini, perasaan yang dirasakan sangat senang, seru dan capek sebab dikerjain sama panitia, namun rasa capek itu terbayar karena mendapatkan juara 1 dalam lomba goyang balon.
Harapan ingin diadakan lomba yang lebih banyak lagi, khususnya untuk ibu-ibu, dan untuk panitia bisa lebih ditingkatkan lagi persiapannya agar lebih matang.(edi)
Bagikan artikel ini



