Mulai Tahun Aparat Kampung Masuk Program BPJS Ketenagakerjaan
NABIRE - Staf Ahli Bupati Kabupaten Nabire Bidang Pemerintahan, La Halim, S.Sos, kepada Papuapos Nabire Senin (9/5/22) mengatakan, Pemerintah Kabupaten Nabire sangat antusias menyambut program Jaminan Sosial Kecelakaan Kerja atau BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi agar seluruh aparatur kampung yang ada di 72 kampung di Kabupaten Nabire diprogramkan untuk masuk peserta BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2023 yang dianggarkan melalui dana kampung.

NABIRE - Staf Ahli Bupati Kabupaten Nabire Bidang Pemerintahan, La Halim, S.Sos, kepada Papuapos Nabire Senin (9/5/22) mengatakan, Pemerintah Kabupaten Nabire sangat antusias menyambut program Jaminan Sosial Kecelakaan Kerja atau BPJS Ketenagakerjaan. Untuk itu pihaknya telah berkoordinasi agar seluruh aparatur kampung yang ada di 72 kampung di Kabupaten Nabire diprogramkan untuk masuk peserta BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2023 yang dianggarkan melalui dana kampung.
Dirinya selaku staf ahli hanya bisa berkoordinasi dengan Bupati dan juga Sekda guna meminta petunjuk. Karena program BPJS Ketenagakerjaan merupakan salah satu program wajib bagi para tenaga honorer bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Dengan demikian pihaknya kini tengah berupaya agar seluruh aparat kampung yang ada di 72 kampung se Kabupaten Nabire diusahakan agar pada tahun 2023 telah masuk pada program BPJS Ketenagakerjaan dengan sumber dana dana kampung masing-masing.
Sementara itu terkait dengan tenaga honorer yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nabire, La Halim menegaskan, untuk pegawai honorer yang ada sementara masih dirumahkan sehingga Pemda tidak punya data.
Sehingga semuanya kita masih menunggu kebijakan dari Bupati Nabire, karena untuk tenaga honorer tentunya diangkat dengan menggunakan Surat Keputusan (SK) Bupati. Dengan demikian untuk tenaga honorer belum bisa diprogramkan dalam proram BPJS Ketenagakerjaan.(des)
Bagikan artikel ini



