Nabire Berjaya Dikelas Remaja, Jayapura Dominasi Kelas Pemula
NABIRE - Dalam ajang Kejuaraan Bulutangkis Bupati Nabire Open 2014, Kontingen Tuan Rumah Nabire Berjaya di kategori yunior Kelas Remaja Putra/Putri , sebaliknya Kota Jayapura mendominasi Kelas Pemula Putra Putri. Nabire sebenarnya juga berpeluang merajai kelas Taruna.
Bagikan
NABIRE - Dalam ajang Kejuaraan Bulutangkis Bupati Nabire Open 2014, Kontingen Tuan Rumah Nabire Berjaya di kategori yunior Kelas Remaja Putra/Putri , sebaliknya Kota Jayapura mendominasi Kelas Pemula Putra Putri.
Nabire sebenarnya juga berpeluang merajai kelas Taruna.Namun di bagian putra pebulutangkis Imam Muhtadi yang digadang-gadang menjadi juara harus takluk dari pebulutangkis Kabupaten Merauke Andreas.
Di Kelas Taruna Putri, pebultangkis tan rumah Nabire, Intan Nur’aini tidak terbendung dan keluar sebagai juara.
Dikelas Remaja, Nabire benar-benar Berjaya, bagian putra mapun putrid terjadi All Final tan rumah Nabire. Dibagian putra pebulutangkis Iman Muhtadi hars bersaing dengan rekanya Indra Tonapa difinal yang akhirnya dimenagkan Imam Muhtadi. Dibagian putri, Intan Nur’aini menjadi juara yang sebelumnya harus berjibaku juga dengan rekannya Deby.
Sementara Kota Jayapura mendominasi di kelas Pemula dengan melakoni ALL Final dibagian putra/putrid.Dibagian putra saling berhadapan pebulutangkis Kota Jayapura Jaya dan Juan, sedangkan dibagian putri Virginia berhadapan dengan rekanya Ismi.
Untuk Kelas Usia Dini, tuan rumah Nabire berbagi gelar juara (medali emas).Tuan rumah Nabire menyabet gelar juara dibagian putra melalui pebulutangkis Ananda, sedangkan Kota Jayapura meraih gelar juara dibagian putri melalui pebulutangkis Rifka.
Dikelas Anak-anak, tuan rumah Nabire harus merelakan gelar juara kepada pebulutangkis kabupaten lain.Dibagian putra pebulutangkis Kota Jayapura Iqbal keluar sebagai juara, sedangkan dibagian putri gelar juara diraih pebulutangkis Kota Jayapura Angelica.
Raihan prestasi kontingen tuan rumah Nabire, merupakan torehan sejarah yang tercipta di ajang kejuaraan kali ini, pasalnya disetiap mengikuti kejuaraan bulutangkis kontingen Nabire belum pernah meraih gelar juara (medali) sebanyak ini.
Torehan sejarah lainnya adalah terjadi 2 (dua) All Final Nabire, yakni di kelas Remaja Putra/Putri.
Prestasi gemilang ini perlu disambut dengan gembira dan penuh rasa bangga, karena disamping 2 (dua) pemecahan sejarah, ini juga merupakan awal dari kebangkitan kejayaan bulutangkis Kabupaten Nabire seperti pada era 80-an.
Namun eforia itu tdak menjadikan insane-insan bulutangkis Nabire jumawa, sebaliknya tugas berat menanti didepan mata, bagaimana mempertahankan prestasi itu dan lebih dari itu meningkatkan prestasi lebih baik lagi.
Kepedulian, perhatian dari PBSI dan insan-insan yang bertanggungjawab akan kemajuan bulutangkis Nabire jelas sangat dibutuhkan.Pembinaan dan pelatihan secara kontinyu, berkelanjutan dan berkesinambungan harus terus dilakukan.
Semoga Kabupaten Nabire kembali pada masa kejayaanya dalam cabang olahraga bulutangkis, dimana saat itu Nabire menjadi kiblat atau magnet perbulutangkisan Papua, Kabupaten Nabire menjadi daerah yang ditakuti lawan dan disegani kawan dalam dunia bulutangkis. (iing elsa)
Bagikan artikel ini



