NABIRE - Dari hasil konsultasi Publik Fokus Group Discussion (FGD) dalam rangka penyusunan Master Plan Pengembangan Kawasan Pariwisata, direncanakan atau diwacanakan Kabupaten Nabire pada tahun 2018 menjadi kota tujuan pariwisata, karena Nabire  didukung dengan berbagai aneka ragam bio laut di Sowa, Kampung Kwatisore hingga panorama pantai dan Air Terjun Bihewa. Untuk itu, dari hasil diskusi sehari ini akan dijadikan sebagai masukan bagi penyempurnaan master plan yang sudah ada saat ini, sehingga pihak-pihak yang telah memberikan masukan antara lain, masukan dari peserta diskusi, dari Balai Taman Nasional Teluk Cenderawasih (TNCT), dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Provinsi Papua dan narasumber dari Universitas Gajah Madah (UGM) serta pelaku wisata yang ada di Kabupaten Nabire. Demikian dikatakan Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Nabire Dr. Martha Pigome, SH,M.Hum usai menutup kegiatan penyusunan master plan pengembangan kawasan wisata di aula Dinas PU, Jumat (30/12) seraya menambahkan, jika hasil master plan pariwisata telah disempurnakan, maka kita berharap pada tahun 2018 Nabire direncanakan menjadi kota pariwisata. Sehingga setelah bukunya dapat disempurnakan selanjutnya buku tersebut akan dibagikan kembali kepada para peserta maupun pelaku usaha para wisata yang ada di Kabupaten Nabire, terutama bagi masyarakat pengelola dunia usaha yang ada di wilayah 7 distrik, dengan harapan buku master plan pengembangan kawasan wisata akan memberikan manfaat yang besar bagi kita. Karena dari hasil diskusi kegiatan konsultasi publik penyusunan master plan yang telah menghadirkan 4 orang narasumber yang telah hadir untuk memberikan ilmunya dalam rangka pengembangan dan kemajuan pembangunan pariwisata yang terbaik di wilayah Kabupaten Nabire yang dimulai dari Kampung Goni, Distrik Teluk Umar hingga Kampung Kamarisano Distrik Wapoga Nabire. Untuk itu, Kabupaten Nabire sangat layak dan pantas menjadi Kota Pariwisata di tahun 2018 mendatang, karena didukung dengan berbagai macam panorama keindahan yang dimulai dari pantai, pulau, hiu paus yang sudah masuk dalam kategori hewan langka dan tak ketinggalan wisata air terjun yang ada di Bihewa Distrik Makimi.(des)