Natalis Tabuni Tegaskan Soal Keamanan Siap Merangkul Semua Pihak

Hal itu dikatakan Cagub, Natalis Tabuni dalam debat publik Cagub dan Cawagub Papua Tengah beberapa waktu lalu, ketika menjawab pertanyaan dari Pasangan Calon (Paslon) Cagub nomor urut 4, Willem Wandik.

Dijelaskan Natalis didampingi Cawagub Titus Natkime, SH.,MH, diketahui bersama di beberapa kabupaten di Papua Tengah, seperti di Kabupaten Intan Jaya, Puncak Jaya dan Puncak serta kabupaten lainnya bahwa hadirnya keluarga yang berseberangan dengan NKRI, yang memengan senjata api.

Ini faktor tersendiri yang hari-hari, lanjut mantan Bupati Intan Jaya 2 periode itu, sering kita hadapi. "Kalau saya begini kawan (sebutnya untuk Willem Wandik), dengan pengalaman yang ada dan bagi siapa saja nanti terpilih, kita buatkan jalan tembus di daerah-daerah yang sulit dijangkau tersebut," ujar Natalis.

Mulai dari jalan provinsi, kabupaten atau antar kabupaten, sehingga saudara-saudara ini dapat merasakan artinya pembangunan. "Selain itu, kita melakukan pendekatan secara persuasif dan kekeluarga kepada mereka agar sama-sama membangun daerah dengan melibatkan sejumlah tokoh masyarakat, tokoh gereja dan agama untuk menjalin komunikasi dengan saudara-saudara kita tersebut," katanya.   

Diluar itu, dengan pembangunan infrastruktur tersebut akan berdampak langsung pada beberapa hal lainnya, seperti penurunan harga barang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sehingga bila terpilih nantinya, beberapa program dan misi serta visi yang diutarakan sebelumnya akan dilaksanakan.

Menarik dari debat antar Paslon kandidat Cagub dan Cawagub tersebut, nampak Paslon nomor urut 2 dan 4 ini terlihat bersahabat. Lantaran sama-sama mantan bupati 2 periode di daerah masing-masing, dimana Willem Wandik mantan Bupati Puncak, sementara itu Natalis Tabuni mantan Bupati Intan Jaya.

Keakraban itu terlihat, dari tanggapan yang disampaikan Willem Wandik yang sependapat dengan apa yang diutarakan Natalis Tabuni. Satu harapan, dari masing-masing kandidat yang merupakan putera-putera terbaik Papua Tengah itu.

Sekedar menambahkan, seperti diberitakan sebelumnya, Natalis Tabuni menambahkan, bahwa masalah di Intan Jaya, Puncak dan beberapa kabupaten lainnya bukan masalah siapa yang berani dan bisa membangun, masalah khusus di Intan Jaya adalah masalah keamanan nasional, adanya konflik bersenjata yang berdampak pada sulitnya membangun infrastruktur secara baik, seperti jalan dan jembatan. (wan/amd)