PAUD Bustanul Athfal Yapis Peringati Isra Mi'raj
NABIRE - Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire menggelar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1446 H atau 2025 Masehi, acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru dan wali murid. Acara ini digelar dengan tema ‘Membiasakan Anak Mengerjakan Salat Sejak Usia Dini’, yang dilaksanakan Sabtu (1/02/2025).

NABIRE - Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire menggelar peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW 1446 H atau 2025 Masehi, acara tersebut diikuti oleh seluruh siswa, guru dan wali murid. Acara ini digelar dengan tema ‘Membiasakan Anak Mengerjakan Salat Sejak Usia Dini’, yang dilaksanakan Sabtu (1/02/2025).
Acara digelar di halaman sekolah tersebut, diawali dengan pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an, dilanjutkan dengan sambutan kepala sekolah Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire yang diwakili oleh Plh Kepala Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire, Endang Setyowati, S.Pd.

Dalam sambutannya Endang Setyowati mengatakan, peringatan Isra' Mi'raj ini bertujuan untuk memperkuat keimanan dan ketaatan siswa terhadap ajaran Islam.
“Peringatan Isra Mi'raj ini juga bertujuan untuk mengingatkan kita semua tentang pentingnya menjaga keimanan dan ketaatan kita terhadap ajaran Islam,” ujarnya.
Lanjut Endang, Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire juga mengumumkan rencana untuk mengembangkan program salat bersama yang lebih intensif dan rutin, sehingga siswa-siswanya dapat lebih memahami dan menghayati pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari.
Endang Setyowarti juga mengatakan dengan menggelar peringatan Isra' Mi'raj ini, Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire berharap dapat membantu siswa-siswanya menjadi lebih dekat dengan Allah SWT dan memiliki keimanan yang kuat.

“Kita berharap bahwa kegiatan ini dapat membantu anak-anak kita semua agar menjadi lebih baik dan lebih dekat dengan Allah SWT,” kata Plh Kepala Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire.
Acara peringatan Isra' Mi'raj tersebut diisi dengan kegiatan-kegiatan lainnya, seperti pengajian, doa bersama dan pembagian makanan.
Ketua Yapis Cabang Nabire, La Halim, S.Sos, diwakili oleh Ansari, dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya pendidikan akhlak sebaiknya diberikan kepada anak sejak kecil, karena usia yang masih dini, anak akan mudah dibimbing dan diajarkan perbuatan-perbuatan yang baik, sehingga ketika sudah dewasa, perbuatan baik tersebut akan melekat dan menjadi kebiasaan anak tersebut.

“Selain itu menanamkan nilai-nilai tauhid atau keyakinan terhadap keesaan Allah merupakan pondasi penting dalam pembentukan karakter anak dalam Islam. Tauhid menjadi inti dari ajaran agama Islam, yang mengajarkan bahwa tidak ada Tuhan selain Allah,” ucapnya.
Ansari menambahkan, anak-anak pada usia dini memiliki kapasitas yang luar biasa dalam menerima dan menyerap informasi. Masa ini dikenal sebagai ‘masa emas’, di mana pembelajaran yang diberikan akan melekat dalam ingatan mereka. Menanamkan nilai tauhid sejak dini sangat penting.
Dalam kesempatan yang sama Pengawas Paud Kabupaten Nabire, Reni Yuniarti, S.Pd, dalam sambutannya menyampaikan, Isra’ Mir’aj memiliki beberapa fungsi penting bagi anak-anak, terutama dalam pembentukan nilai-nilai agama dan karakter mereka. Dari cerita-cerita tersebut, anak-anak bisa tahu bahwa Nabi Muhammad SAW adalah manusia pilihan yang diberi wahyu langsung oleh Allah SWT.

“Mengajarkan salat dari usia dini juga sangat penting, salat mendidik anak untuk disiplin dan bertanggung jawab. Jika anak terbiasa salat tepat waktu, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang lebih teratur dan menghargai waktu, pendidikan salat sejak kecil juga membangun akhlak dan moral yang baik. Dengan demikian, salat harus diajarkan secara bertahap dan penuh keteladanan. Orang tua maupun guru di sekolah diharapkan tidak hanya menyuruh anak-anak salat, tetapi juga menjadi contoh yang baik dalam menjalankan ibadah.” ujar Reni Yuniarti.
Selain itu, Paud Bustanul Athfal Yapis Nabire juga mengundang penceramah, yaitu Ustaz H. Mukromin untuk memberikan ceramah tentang pentingnya salat dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam ceramahnya Ustaz H. Mukromin menjelaskan, bahwa salat adalah salah satu rukun Islam yang paling penting, dan harus membiasakan kepada anak-anak untuk mengerjakannya sejak usia dini.
“Sholat bukan hanya sekedar ritual, tetapi juga sebagai sarana untuk memperkuat keimanan dan ketaatan kita dan anak-anak kita terhadap ajaran Islam,” kata Mukromin.

H. Mukromin menambahkan, ibu adalah madrasah pertama untuk anak-anak, dan doa orang tua adalah doa yang mustajab, yaitu doa yang dikabulkan Allah SWT dengan cepat atau mudah.
“Ketika ibu jengkel dan marah kepada anak, jangan memarahi anak dengan kata-kata yang jelek, marahi anak kita dengan kata-kata yang baik, karena kata-kata ialah sebuah doa,” ucap H. Mukromin.
Acara peringatan Isra' Mi'raj tersebut diakhiri dengan doa bersama dan pembagian makanan untuk yang menghadiri acara tersebut.(pal/amd)
Bagikan artikel ini



