NABIRE - Sekolah Tinggi Agama Kristen (STAK) Nabire pembukaan kuliah perdana, Jumat (8/8), di ruang kelas sementara Jalan Surojo Tanojo Kelurahan Karang Mulia Nabire.  Kuliah perdana dihadiri pimpinan Yayasan Sekolah Tinggi Agama Kristen Jakarta, para dosen, orang tua, serta para mahasiswa di wilayah Nabire.   Ketua Yayasan Sekolah Tinggi Agama Kristen Pusat Jakarata, Dr. MR. Lumintang, MBA, M.Th dalam Renungan Firman Tuhan pada acara Pembukaan Kuliah Perdana kali ini mengajak hadirin merenungkan bunyi Firman Tuhan  pada Kitab Amsal pasal 5 dan 7 ayat 1 yang berbunyi takut akan Tuhan adalah permulaan mengenal pengetahuan. Menurut Lumintang, pada renungan tersebut warga kristen terutama para mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Kristen diharapkan dapat mengandalkan Tuhan dalam segala bentuk kegiatan yang akan dilaksanakan. Peraturan Pemerintah No. 8 tahun 2008 disitu menjelaskan bahwa percepatan pengembangan SDM di dunia pendidikan dengan disarjanakan itu adalah dimaksud percepatan membuka ketrampilan atau skill yang diciptakan oleh semua orang atau sarjana untuk pengembangan SDM semakin maju dan berkembang yang sangat perlu adalah skill atau ketrampilan dibuktikan penting di kalangan dunia pendidikan dan perlu disiapkan dan punya kemajuan yang kuat.  Niat yang kuat meraih sesuatu hasil yang baik di dunia pendidikan jadi pondasi utama adalah siap lalu berjuang karena semua yang akan dibantu oleh pelengkap jadi kita sama halnya dengan jemput bola. Sehingga semua kampung sarjanakan itu agar pendidikan pengembangan semakin maju khususnya Nabire, dan umumnya Papua. Regulasi pendidikan di Indonesia cepat berubah-ubah, ijasah yang sekarang terakreditasi adalah ijasah PT. Undang-undang atau peraturan pemerintah mengatur bahwa ijasah PT tidak boleh gantungkan garuda karena melanggar aturan yang ditetapkan oleh pemerintah. Karena ada perubahan-perubahan UU dan peraturan-peraturan negara, pendidikan mencerdaskan kehidupan bangsa atau mencerdaskan orang Nabire menjadi percontohan bagi kabupaten yang lain. Dituturkannya, Sekolah Tinggi Teologia IKA Jakarta (Terakkreditasi) BAN-PT, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI, Yayasan Pengembangan Almembert (YPA) Papua Akta pendirian No. 32 12 mei 2014 SK Menteri Hukum dan Ham RI. No. AHU 01653.50.10.2014. Sehingga jangan ragu tentang ijasah perguruan tersebut sudah diakui oleh negara hingga siapapun berjuang dunia pendidikan di daerah ini agar mampu bersaing dengan daerah lain di Papua bahkan di Indonesia. Pembukaan kuliah perdana dilanjutkan sambutan serta arahan oleh para sesepuh Lembaga Sekolah Tinggi Agama Kristen di wilayah Nabire. Dalam acara tersebut, para sesepuh dan tokoh lembaga pendidikan STAK di Nabire, berharap kehadiran lembaga pendidikan ini dapat menciptakan skil serta ketrampilan bagi kalangan warga di Nabire. Lembaga ini juga diharapkan dapat menjadi mitra pemerintah dalam membangun SDM di daerah ini.  Terkait hal ini, pendiri Yayasan Sekolah Tinggi Agama Kristen di Nabire, Dr. Yance Nawipa, M.Th mengatakan, kaitan dengan pendirian lembaga Sekolah Tinggi Agama Kristen Nabire ini untuk mempersiapkan kedepan karena Papua Tengah ini akan menjadi Provinsi sehingga 2013. Sekolah Tinggi Agama Kristen didirikan Nabire Prorgam Study S -1 Teologia atau Kependetaan, kemudian Prodi Sarjana S -1 Pendidikan Agama Kristen dan S – 2, kemudian Magister Program Sarjana Kristen S – 2, kemudian Magister Kepemimpinan Kristen  S – 2 dan Sarjana Kepemimpinan Kristen Magister Kepemimpinan S – 2. Sekolah ini statusnya kita sedang pada proses pengajuan studi kelayakan Kementerian Agama Dirjen Bimmas Kristen Republik Indonesia. Sehingga kenapa langsung jalannya S–1 dan S–2, tujuannya memenuhi kebutuhan pelayanan gereja, pelayanan masyarakat dan pemerintah di wilayah tengah Nabire, Dogiyai, Deiyai, Paniai, Intan Jaya Provinsi Papua bahkan di Indonesia. “Sekolah ini diselenggarakan dari gereja khususnya gereja Kingmi Papua supaya ijasah jurusan dari itu sah dan kami akan kerja sama dengan Lembaga Kristen di Jakarta. Lembaga pendidikan ini telah terakreditasi  sehingga dapat membuka peluang bagi siapa saja di nabire untuk dapat menuntut ilmu di lembaga tersebut,” tuturnya. (modes)