JAYAPURA,- Pemerintah Provinsi Papua kini memberikan apresiasi kepadaPemerintah Pusat dalam hal ini Kementrian  Desa Pembangunan DaerahTertinggal dan Trasmigrasi yang telah serius membangun danmemberdayakan Kampung-kampung di Papua dan Papua Barat.“Jadi ada 7.165 Kampung dimana di Papua sebanyak 5.420 Kampung di 29Kabupaten/ Kota dan di Papua Barat sebanyak 1.715 Kampung yangmenyebar di 12 Kabupaten/ Kota,”ungkap Staf Ahli Gubernur Bidang Kesradan SDM, Ani Rumbiak ketika ditemui usai membuka kegiatan rapatkordinasi penyelarasan data dan informasi kebutuhan pelatihanmasyarakat Balai Lathan Masyarakat Tertinggal Jayapura BadanPenelitian dan Pengembangan Pendidikan dan pelatihan dan Informasikementrian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Trasmigrasi RI diSwisbell Hotel, Senin(26/2).Kata Ani, dengan dibentuknya Balai Latihan Masyarakat Jayapura untukmembawahi Provinsi Papua dan Papua Barat, maka pihaknya menghimbaukepada semua stekholder yang melakukan program pembangunan danpemberdayaan masyarakat selalu berkordinasi agar terciptanyasinergitas kebijakkan dan program yang akan dilaksanakan di Kampung.Terutama mengenai asset balai trasmigrsai milik Pemprov Papua yanghingga saat ini proses administrasinya penyerahan hibahnya kePemerintah Pusat melalui Kementerian Desa Pembangunan DaerahTertinggal dan Trasmigrasi Republik Indonesia belum selesai.“Tentu saja kalau tidak tersedianya tempat penyelenggaraan pelatihanbagi masyarakat akan sangat berpengaruh menghambatnya jalannyapembangunan dan perberdayaan masyarakat Kampung di Papua dan PapuaBarat, untuk itu kita minta agar semua pihak mendukung prosespenyerahan hibah tersebut,”tutur Ani.Hal ini penting sehingga melalui Balai Latihan Masyarakat  Jayapuraini nantinya dapat melakukan pelatihan teknis kepada masyarakatKampung menjadi lebih fokus.“Kita berharap pula pada rapat koordinasi penyelarasan data daninformasi ini dimana kebutuhan pelatihan masyarakat di Papua dan PapuaBarat dapat menghasilkan input yang bermanfaat untuk peningkatankapasitas masyarakat Kampung di Papua dan Papua Barat,”tambah AniRumbiak.