Penutupan Pelatihan Noken Tradisional, Warisan Budaya Tetap Lestari
NABIRE - Pelatihan pelestarian kesenian noken tradisional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga telah mencapai puncaknya dengan acara penutupan yang berlangsung meriah di Rumah Makan Sari Kuring, Senin (11/11/2024).

NABIRE - Pelatihan pelestarian kesenian noken tradisional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Nabire melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga telah mencapai puncaknya dengan acara penutupan yang berlangsung meriah di Rumah Makan Sari Kuring, Senin (11/11/2024).
Kegiatan yang bertemakan 'Cintai Negeri, Lestarikan Budayaku' ini berhasil membekali para peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dalam membuat noken, warisan budaya khas Papua.
Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Martina Deba, S.E dalam sambutannya menyampaikan, pentingnya menjaga dan melestarikan budaya noken sebagai bagian dari identitas budaya Papua. “Mari bersama-sama kita lestarikan budaya kita, agar dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang,” ujar Martina
Selama tiga hari, para peserta pelatihan telah mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh para narasumber. Mulai dari teknik pembuatan noken yang beragam, hingga cara merawat noken agar tetap awet. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk mempraktikkan langsung ilmu yang telah mereka dapatkan.
Salah seorang peserta pelatihan mengaku sangat senang mengikuti kegiatan ini. “Saya merasa sangat beruntung bisa belajar banyak tentang noken. Saya akan terus membuat noken dan mempromosikannya kepada orang-orang sekitar,” ujarnya dengan semangat.

Selain memberikan pelatihan kegiatan ini, para peserta menampilkan hasil karya noken mereka yang beragam bentuk dan motif.
Martina berharap, pelatihan ini dapat menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali minat masyarakat terhadap kesenian noken. “Kami akan terus berupaya untuk melestarikan dan mengembangkan kesenian noken, baik melalui pelatihan, pameran, maupun kegiatan lainnya,” ungkapnya.
Melalui pelatihan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, yang tertarik untuk mempelajari dan melestarikan kesenian noken. Dengan demikian, warisan budaya ini dapat terus hidup dan berkembang di tengah arus modernisasi.
Ketua panitia Ellya Alexander Tebay, S.SN,M.BIO.M mengucapkan selamat kepada para narasumber dan tamu undangan yang hadir dengan tujuan yang mulia, untuk menyampaikan dan berbagi ilmu demi perkembangan ilmu pengetahuan. Penguatan dan pelestarian budaya noken tradisional pada jaman dimana teknologi dan media komunikasi mengalami kemajuan pesat.
"Harapan kami, semoga kegiatan kali ini mampu memajukan budaya papua dan nasional, semoga bisa bermanfaat bagi peserta pelatihan dan masyarakat," pungkasnya.
Kegiatan pelatihan ini dihadiri oleh Plt Bupati Kabupaten Nabire yang diwakili oleh Asisten I Setda Nabire, Forkopimda, pihak Kejaksaan Nabire, kepala-kepala OPD, para narasumber dan para peserta pelatihan.(sam/joseph)
Bagikan artikel ini



