NABIRE - Pasca kaburnya 19 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lapas Kelas IIB Nabire, pada Senin (2/6), dipimpin Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu bersama 235 personil gabungan, terdiri dari Polda Papua Tengah, Polres Nabire, Kodim 1705 Nabire, Brimob Yon C Nabire beserta jajaran Lapas Nabire melakukan penyisiran dan pemeriksaan terhadap WBP Lapas, Rabu (4/06/2025) pukul 21.00 WIT hingga pukul 24.00 WIT. 

Dalam operasi tersebut, tim gabungan berhasil mendapat Barang Bukti (BB) yang tersembunyi rapi di dalam Rutan Lapas Kelas IIB Nabire diantaranya, puluhan Senjata Tajam (Sajam) berupa pisau, kampak, parang, obeng, gunting dan linggis. Tidak hanya itu, 38 Handphone (Hp), aksesoris bintang kejora dan besi-besi berbahaya yang berukuran besar juga berhasil diamankan, termasuk speaker, cash Hp dan benda-benda lainnya. 

Kapolres Nabire menegaskan, terkait dengan kepemilikan Hp tetap akan dilakukan pendalaman oleh Reskrim Polres Nabire dan gabungan staf Reskrim Polda Papua Tengah. "Mudah-mudahan bisa mengkerucut terkait dengan larinya 19 narapidana," ujar AKBP Samuel. 

Upaya yang dilaksanakan di luar, lanjut Kapolres Nabire, saat ini personil gabungan telah melakukan pencarian dan pengejaran di daerah menuju Topo, Uwapa dan KM 100 Siriwo. "Malam ini juga kami melakukan upaya pencarian ke Yaro, ungkapnya.

Samuel Tatiratu menerangkan, seluruh upaya pencarian ini tidak bisa dilakukan sendiri, tentunya bersinergi antara instansi dalam hal ini TNI-Polri dan pihak-pihak terkait. 

Dirinya memohon dukungan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Nabire, apabila mengetahui keberadaan dari para Napi yang melarikan diri berdasarkan DPO yang sudah disebarkan. 

Mohon bantuan informasinya sehingga bisa mempersempit ruang gerak dari para pelaku atau narapidana yang telah melarikan diri ini, termasuk sebisa mungkin untuk ditangkap, harapnya. 

Mengenai keterlibatan oknum sipir saat ini sedang dilakukan pendalaman oleh pihak kepolisian.

Kapolres Nabire mengungkapkan, saat pemeriksaan di setiap blok itu terdapat barang bukti yang tersimpan rapi di dalam kotak-kotak tertentu, ada yang ditanam dan disembunyikan di tanaman yang terletak di belakang blok rutan tahanan Lapas Nabire.(joseph)