NABIRE - Penyuluhan imunisasi pertumbuhan dan perkembangan, imunisasi pada bayi jumlahnya banyak. Imunisasi ini tidak hanya si kecil dapatkan satu kali, karena biasanya ada dosis lanjutan yang disebut dengan vaksin booster, pengulangan ini ada tujuannya untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh si kecil. Hal ini seperti dilaksanakan bertempat di Kelurahan Oyehe, Jalan Yos Sudarso, Jum'at (10/5/2024).


Penanggung jawab imunisasi, Musdalipah mengatakan, ibu-ibu anaknya belum berusia 5 tahun nanti bisa dilihat apa ditabel imuninasinya masih kosong, boleh ditanyakan ke suster. Anak  masih bisa dapat atau tidak, karena bisa melengkapi imunisasi anak sampai umur 5 tahun, di bawah umur 5 tahun masih bisa diberikan imunisasi DPT, imunisasi polio, imunisasi campak dan imunisasi booster.


"Kecuali imunisasi HB 0 ini yang sama sekali tidak bisa dengan imunisasi BCG kalau yang lain-lain masih kita berikan sampai usia 5 tahun," ucapnya.
Dijelaskan, imunisasi HB 0 adalah imunisasi yang diberikan pada anak sebelum usia 1 tahun, imunisasi BCG adalah vaksin yang bertujuan melindungi bayi dari penyakit tuberkulosis.


"Rencana di bulan Mei ini akan melaksanakan kegiatan sub PIN Polio, hanya daerah tertentu yang ada wabah, di Papua ada wabah polio, yaitu ada 8 orang yang terkena penyakit polio di daerah Timika," katanya.


Musdalipah menjelaskan, ada 3 virus polio, virus polio tipe satu, virus polio tipe dua, dan virus polio tipe tiga. Yang sering kita tetes di Posyandu untuk mencegah polio tipe satu dan tiga, sedangkan yang terkena di Timika adalah virus polio tipe dua.


"Akan dilaksanakan sub PIN Polio tipe satu, tipe dua dan tipe tiga, pertama pemberian polio tipe dua dulu, nanti dilanjutkan putaran yang berikutnya polio tipe satu dan tipe tiga," ucapnya.


Lanjut dia, seharusnya hari Jum'at, 10 Mei ini melaksanakan kegiatan imunisasi DPT, karena ketersediaan vaksin terbatas, untuk memaksimalkan pelayanan akan dilaksanakan di Puskesmas hari Senin dan Kamis. Untuk hari ini hanya melakukan penimbangan saja.(sam)