Perum Damri Nabire Akan Buka Pengembangan Usaha Angkutan Barang
NABIRE - Berdasarkan program kerja Perum Damri Indonesia, pada triwulan 3 tahun 2014, Perum Damri Nabire akan melakukan pengembangan usaha angkutan barang. Untuk itu telah dianggarkan tiga unit truck bak terbuka untuk pengembangan usaha angkutan barang bagi Perum Damri Nabi
Bagikan
NABIRE - Berdasarkan program kerja Perum Damri Indonesia, pada triwulan 3 tahun 2014, Perum Damri Nabire akan melakukan pengembangan usaha angkutan barang. Untuk itu telah dianggarkan tiga unit truck bak terbuka untuk pengembangan usaha angkutan barang bagi Perum Damri Nabire.
Diharapkan pada akhir tahun 2014 ini ketiga unit truck angkutan barang tersebut sudah bisa tiba di Kabupaten Nabire. Dan selanjutnya bisa diatur untuk kegiatan angkutan barang di Kabupaten Nabire secara khusus. Akan tetapi juga bisa digunakan untuk angkutan barang ke wilayah kabupaten tetangga yang ada di pegunungan.“Ketiga truck bak terbuka untuk angkutan barang ini sudah dipastikan untuk Perum Damri Nabire yang selanjutnya digunakan mengangkut barang. Ini merupakan salah satu bagian pengembangan usaha yang siap dirintis Perum Damri selain angkutan perintis yang menggunakan bus Damri,” kata Kepala Stasiun Perum Damri Nabire, Sonny F. Waray, S.Sos kepada Papuapos Nabire, belum lama ini di ruangan kerjanya.Ditambahkannya, selain usaha angkutan barang dengan menggunakan truck bak terbuka, juga saat ini ada bantuan lagi 2 unit bus Damri bantuan pemerintah pusat melalui Direktur Jenderal (Dirjen) Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan RI.Sehingga dengan bantuan 2 unit bus Damri lagi ini, untuk biaya pengiriman diberikan tanggung jawab kepada masing-masing Perum Damri yang dapat bantuan bus. Namun hingga saat ini Perum Damri mengalami kekurangan dana, untuk itu diharapkan adanya bantuan dana dari pemerintah Kabupaten Nabire.Sebab sejak tahun 1998 atau sudah 16 tahun Perum Damri telah hadir dan melayani masyarakat di daerah ini bersama armada perintis yang ada. Namun kenyataan hingga saat ini kantor Perum Damri Nabire hanya berdinding kayu tua yang tidak layak disebut kantor pelayanan yang hari–harinya menerima masyarakat soal transportasi angkutan darat.Untuk itu dengan penambahan 2 unit armada bus Damri dan 3 unit truck bak terbuka, akan membuat pekerjaan tambahan bagi Perum Damri Nabire. Sebab hingga saat ini belum ada gedung bengkel maupun rumah parkiran yang permanen alias layak. Jangankan gedung bengkel dan garasi parkiran kendaraan, kantor untuk satf kerja saja sudah tidak layak.Sehingga kedepannya Perum Damri Nabire memohon perhatian dan bantuan pemerintah daerah untuk memberikan bantuan dana pengiriman 2 unit bus baru dan juga pembangunan kantor, gedung bengkel dan garasi parkiran semua kendaraan bus Damri yang ada di wilayah ini agar bisa digunakan untuk melayani masyarakat.(des)
Bagikan artikel ini



