NABIRE - Kepala Suku Besar Wilayah Adat Meepago, Melkias Keiya, mengatakan, dalam pesan Natal tanggal 25 Desember 2024, bukan sekedar acara seremonial yang dirayakan. Tetapi semua umat Tuhan diminta untuk memaknai pesan Natal dari dalam diri, keluarga dan masyarakat luas. Karena lewat kelahiran putra Natal 25 Desember tahun 2024 ini dan persiapan memasuki tahun baru 1 Januari 2025, seluruh masyarakat 8 kabupaten yang ada di wilayah Provinsi Papua Tengah diharapkan untuk membangun kebersamaan, mempererat tali persaudaraan dan menciptakan Papua Tengah yang lebih aman dan nyaman.

“Sebab pesan damai Natal tahun 2024 diharapkan sebagai wadah untuk sama-sama menyampaikan pesan moral dan spiritual yang mendalam bagi sesame. Karena pesan damai Natal tidak hanya menjadi bagian dari perayaan iman, tetapi juga sebagai momentum yang memperkuat rasa kebersamaan di tengah masyarakat,” demikian pesan singkat yang dikirim Melkias Keiya, SH kepada Papuapos Nabire, Selasa (16/12/24).

Tambahnya, pesan Natal tahun 2024 diharapkan menjadi simbol persatuan antar suku, agama dan budaya di Papua Tengah.

Selaku Kepala Suku, Melkias Keiya mengharapkan adanya kerja sama antara pemerintah, kepolisian dan TNI bersama kepala suku dan tokoh agama. Agar memastikan pelaksanaan perayaan Natal dan penyambutan tahun baru 1 Januari 2025 dipastikan semua aman dan damai.

“Apapun yang akan kita lakukan sepanjang bulan Desember ini diharapkan dapat mencerminkan semangat Natal yang berlandaskan nilai-nilai kasih dan damai bagi semua masyarakat yang tinggal di kota maupun yang ada di kampung-kampung,” ujarnya. (des)